news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mitchell Baker Tampil Bak “Monster” di Lini Depan Timnas Indonesia, Pelatih Kamboja: Garuda Terlalu Kuat!.
Sumber :
  • Instagram Timnas Indonesia

Mitchell Baker Tampil Bak “Monster” di Lini Depan Timnas Indonesia, Pelatih Kamboja: Garuda Terlalu Kuat!

Timnas Indonesia menang telak 5-1 atas Kamboja di Piala AFF 2026. Mitchell Baker mencetak hattrick, sementara pelatih Koji Gyotoku mengakui kualitas skuad Garuda.
Rabu, 29 Juli 2026 - 16:32 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Mitchell Baker tampil seperti “monster” di lini depan saat Timnas Indonesia menghancurkan Kamboja dengan skor telak 5-1 pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27/7/2026). 

Striker berusia 19 tahun itu langsung mencuri perhatian lewat tiga gol yang membuat pertahanan lawan kesulitan sepanjang pertandingan.

Debut Baker bersama skuad Garuda berubah menjadi malam yang sempurna. Dengan postur menjulang dan kemampuan memanfaatkan ruang, penyerang muda tersebut menjadi ancaman nyata di depan gawang. 

Hattrick yang dicetaknya bukan hanya membawa Indonesia meraih tiga poin, tetapi juga menjadi mimpi buruk bagi Kamboja yang gagal membendung agresivitas permainan tuan rumah.

Mitchell Baker Mengamuk, Debut Berujung Hattrick

Timnas Indonesia langsung tampil menekan sejak pertandingan dimulai. Skuad asuhan John Herdman tidak memberi kesempatan kepada Kamboja untuk membangun permainan dengan nyaman.

Baker membuka keunggulan Indonesia melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan bola mati Thom Haye. Gol tersebut menjadi awal dominasi Garuda di Stadion Pakansari.

Penyerang yang memiliki tinggi sekitar 197 sentimeter itu kembali mencatatkan namanya di papan skor beberapa menit kemudian. Keunggulan Indonesia semakin besar setelah Sandy Walsh ikut membobol gawang Kamboja melalui situasi bola mati.

Indonesia menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0. Kombinasi permainan cepat, tekanan tinggi, dan efektivitas memanfaatkan peluang membuat Kamboja lebih banyak bertahan.

Memasuki babak kedua, Kamboja sempat memperkecil ketertinggalan. Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama. Baker kembali menunjukkan ketajamannya dan melengkapi hattrick pada menit ke-56.

Jens Raven kemudian menutup pesta gol Indonesia pada menit ke-86. Pertandingan pun berakhir dengan skor 5-1 untuk kemenangan skuad Garuda.

Striker Timnas Indonesia, Mitchell Baker
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Koji Gyotoku Akui Kualitas Pemain Indonesia

Pelatih Kamboja Koji Gyotoku tidak menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya kalah dengan selisih empat gol. Meski demikian, pelatih asal Jepang tersebut mengakui bahwa Indonesia memiliki kualitas pemain yang sangat baik.

“Sayang sekali kami kalah dalam laga ini, tetapi kami mendapat pengalaman yang bagus karena Indonesia adalah tim dengan pemain-pemain berkualitas,” ujar Gyotoku dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Menurut Gyotoku, perbedaan kualitas individu menjadi salah satu faktor yang membuat Kamboja kesulitan mengimbangi permainan Indonesia. Skuad Garuda mampu mengontrol jalannya pertandingan sekaligus memberikan tekanan yang sulit diantisipasi.

Kamboja sebenarnya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk meredam serangan Indonesia. Namun, rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan karena Indonesia tampil agresif sejak awal dan mampu menciptakan peluang melalui berbagai variasi serangan.

“Kami akan berusaha maksimal dalam dua pertandingan sisa tersebut,” tegas Gyotoku.

Kekalahan dari Indonesia menjadi hasil buruk kedua bagi Kamboja di fase grup. Sebelumnya, mereka juga takluk 1-2 dari Singapura. Dengan belum mengoleksi poin, peluang Kamboja untuk melaju ke semifinal kini semakin berat.

Taktik John Herdman Tunjukkan Wajah Baru Garuda

Kemenangan besar atas Kamboja memperlihatkan perubahan dalam pola permainan Timnas Indonesia di bawah arahan John Herdman. Garuda tampil dengan tekanan tinggi, transisi cepat, serta organisasi permainan yang lebih agresif.

Lini tengah mampu mengontrol tempo sekaligus memberikan dukungan bagi sektor serang. Kehadiran pemain berpengalaman seperti Thom Haye membantu Indonesia memaksimalkan situasi bola mati.

Kolaborasi pemain diaspora dan talenta lokal juga terlihat semakin menyatu. Indonesia tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, tetapi mampu membangun serangan melalui kerja sama antarlini.

Penampilan Mitchell Baker menjadi salah satu catatan paling menarik. Hattrick pada laga debut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki opsi baru di lini depan, terutama ketika sejumlah penyerang utama tidak tersedia. 

Pencapaiannya juga memunculkan optimisme bahwa Baker dapat menjadi bagian penting dalam persaingan di sektor penyerang.

Kemenangan 5-1 membuat Timnas Indonesia mengawali perjalanan di Piala AFF 2026 dengan penuh keyakinan. Tiga poin pertama menjadi modal penting untuk menjaga persaingan di papan atas Grup A sekaligus membuka peluang menuju semifinal.

Namun, hasil besar ini juga menjadi ujian berikutnya bagi John Herdman. Konsistensi permainan akan menjadi kunci jika Timnas Indonesia ingin melangkah lebih jauh dan mengakhiri turnamen dengan prestasi terbaik. (udn)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:17
05:14
01:59
01:57
01:21
16:31

Viral