- I.League
Belum Rampung Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia, Pemain MU Ini Malah Kena Nasib Apes dan Terancam Absen di Super League
Jakarta, tvOnenews.com - Kabar kurang menggembirakan datang dari gelandang Madura United, Jordy Wehrmann. Pemain berdarah Indonesia itu mengalami cedera saat memperkuat Indonesia All Stars menghadapi Aston Villa.
Insiden tersebut terjadi dalam laga uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (1/8/2026). Wehrmann harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah mengalami masalah pada bahunya.
Cedera itu menjadi pukulan bagi sang pemain. Pasalnya, namanya belakangan ramai dikaitkan dengan proses naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Di tengah harapan mengenakan seragam Merah Putih, Wehrmann justru harus berjuang memulihkan kondisinya. Cedera tersebut juga berpotensi mengganggu persiapannya bersama Madura United menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.
Pelatih Indonesia All Stars, Kurniawan Dwi Yulianto, mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami Wehrmann. Ia bahkan menyampaikan permintaan maaf kepada Madura United karena pemainnya mengalami cedera saat membela tim All Stars.
"Belum ada kepastian, tapi kayaknya dislokasi di bagian bahu ini. Mudah-mudahan tidak terjadi sesuatu yang serius," ujar Kurniawan seusai pertandingan.
Kurniawan berharap hasil pemeriksaan medis menunjukkan kabar baik. Menurutnya, Wehrmann merupakan pemain penting yang dibutuhkan Madura United untuk menghadapi musim baru.
- Instagram - Madura United
Jika cedera bahunya membutuhkan waktu pemulihan cukup lama, Wehrmann berpotensi melewatkan laga-laga awal Super League. Kompetisi kasta tertinggi Indonesia dijadwalkan mulai bergulir pada awal September.
Padahal sebelum mengalami cedera, Wehrmann sempat berbicara mengenai peluang membela Timnas Indonesia. Gelandang berusia 27 tahun itu mengaku masih menunggu perkembangan proses naturalisasinya.
"Kita tunggu saja dan semoga segera," kata Wehrmann saat ditanya mengenai peluang memperkuat Timnas Indonesia.
Meski menunjukkan antusiasme besar, Wehrmann mengaku belum menerima komunikasi langsung dari pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Namun, ia menegaskan siap jika sewaktu-waktu mendapat kesempatan.
"Saya berharap mereka memanggil saya, tetapi sejauh ini belum ada komunikasi langsung," ujar pemain kelahiran Den Haag tersebut.
Keinginan Wehrmann membela Indonesia bukan tanpa alasan. Ia memiliki garis keturunan Indonesia dari sang ibu dan neneknya, Merie Pasman, yang lahir di Jakarta pada 1948.
Hubungan emosional dengan Indonesia juga terus dipupuk dalam kehidupan sehari-hari. Wehrmann bahkan memanfaatkan kebersamaan dengan sang nenek untuk belajar berbahasa Indonesia.
"Nenek saya tinggal bersama saya selama dua bulan. Saya banyak belajar berbicara bahasa Indonesia dengannya," ungkap Wehrmann.
Karier Wehrmann juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia pernah menimba ilmu di akademi Feyenoord Rotterdam sebelum berkarier bersama FC Luzern, ADO Den Haag, hingga NK Vukovar 1991.
Sejak bergabung dengan Madura United pada Juli 2024, perannya di lini tengah semakin vital. Hingga kini ia telah mencatatkan 67 penampilan di semua kompetisi dengan torehan empat gol dan tujuh assist.
Kemampuan bertahan, distribusi bola, serta akurasi tembakan jarak jauhnya membuat Wehrmann dinilai memiliki kualitas untuk bersaing di level Timnas Indonesia. Kehadirannya juga diyakini dapat menambah kedalaman sektor gelandang Garuda.
(sub)