news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman di Konferensi Pers Piala AFF 2026.
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Komentar John Herdman soal Keputusan Aneh Wasit Laga Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026: Percuma Bahas Itu

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, buka suara setelah Garuda gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Ia memilih tidak memperpanjang kontroversi wasit.
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:14 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, buka suara setelah Skuad Garuda gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Ia memilih tidak memperpanjang kontroversi keputusan wasit dan justru memberikan apresiasi kepada Singapura yang tampil tangguh sepanjang pertandingan.

Timnas Indonesia harus mengakhiri kiprahnya di Piala AFF 2026 setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura. Pertandingan terakhir Grup A tersebut berlangsung di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026).

Hasil tersebut terasa mengecewakan karena Indonesia sebenarnya sempat berada dalam posisi unggul. Ragnar Oratmangoen membawa Skuad Garuda memimpin pada menit ke-47 setelah berhasil memanfaatkan peluang di awal babak kedua.

Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir. Singapura kemudian menemukan celah di pertahanan Indonesia dan menyamakan kedudukan melalui Ilhan Fandi pada menit ke-66.

Gol tersebut bermula dari kurangnya koordinasi di lini belakang Timnas Indonesia. Rizky Ridho dan Cahya Supriadi gagal mengantisipasi situasi dengan baik sehingga Ilhan Fandi mampu memanfaatkannya menjadi gol.

Selain hasil pertandingan, duel kedua tim juga diwarnai kontroversi keputusan wasit Abdullah Salim Khalfan Al Amouri. Salah satu momen yang menjadi sorotan terjadi ketika wasit membatalkan kartu kuning kedua yang sebelumnya diberikan kepada Song Ui-young.

Insiden tersebut bermula ketika Ivar Jenner dan Song Ui-young terlibat perselisihan di lapangan. Pemain Singapura itu sempat menerima kartu kuning kedua yang seharusnya membuatnya meninggalkan pertandingan.

Song Ui-young bahkan sudah berjalan keluar lapangan. Namun, Al Amouri kemudian meninjau tayangan VAR sebelum akhirnya membatalkan kartu yang diberikan kepada kedua pemain.

Keputusan tersebut membuat Song Ui-young kembali ke lapangan. Meski kontroversi itu menjadi perhatian, John Herdman enggan menjadikan kepemimpinan wasit sebagai pembahasan utama setelah pertandingan.

Alih-alih membicarakan wasit, Herdman memilih memberikan kredit kepada Singapura. Pelatih asal Inggris tersebut menilai tuan rumah mampu menunjukkan organisasi permainan dan mentalitas yang sangat baik sepanjang pertandingan.

"Percuma membahas soal kepemimpinan wasit malam ini; hal itu hanya akan membuat saya dalam masalah," ujar Herdman dalam konferensi pers usai laga, Jumat (7/8/2026).

"Salut untuk Singapura; mereka menunjukkan ketangguhan luar biasa dan permainan yang terorganisasi dengan baik, tetapi kami sebenarnya memiliki cukup banyak peluang untuk memenangkan pertandingan," tambahnya.

Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Sumber :
  • tvOnenews-Julio Tri Saputra

Menurut Herdman, Timnas Indonesia sebenarnya memiliki peluang untuk mengamankan kemenangan di laga tersebut. Skuad Garuda juga mampu menguasai permainan dan menciptakan beberapa kesempatan untuk menambah keunggulan.

Hanya saja, peluang yang didapat Indonesia tidak berujung pada gol tambahan. Situasi tersebut akhirnya membuat Singapura mampu bertahan hingga peluit panjang dan mengamankan satu poin yang sangat penting.

"Kami mencatatkan penguasaan bola dan kendali permainan yang memadai, tetapi terkadang takdir sepak bola memang tidak selalu berpihak pada apa yang kita inginkan," kata pelatih asal Inggris itu.

Hasil imbang tersebut membuat Timnas Indonesia gagal memenuhi target lolos ke semifinal Piala AFF 2026. Skuad Garuda harus puas mengakhiri fase grup di bawah Vietnam dan Singapura.

Kegagalan tersebut menjadi hasil yang mengecewakan bagi Herdman yang sebelumnya membawa Indonesia memulai turnamen dengan kemenangan telak atas Kamboja. Namun, perjalanan Garuda kemudian terhambat setelah kalah dari Vietnam dan hanya bermain imbang melawan Singapura.

Kini, Herdman dan jajaran tim pelatih memiliki pekerjaan rumah untuk melakukan evaluasi. Kegagalan di Piala AFF 2026 diharapkan menjadi pelajaran penting bagi Timnas Indonesia sebelum menghadapi agenda internasional berikutnya.

(igp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:16
12:21
02:04
03:45
02:28
03:25

Viral