news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir usai Laga Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Bulan Depan Timnas Indonesia Main, Menpora Erick Thohir Beri Update soal FIFA ASEAN Cup 2026: Masih Ada Negosiasi Tuan Rumah

Persiapan FIFA ASEAN Cup 2026 dikebut pemerintah Indonesia. Menpora Erick Thohir mengungkapkan masih ada pembahasan terkait kontrak tuan rumah dengan FIFA.
Senin, 10 Agustus 2026 - 14:43 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Persiapan FIFA ASEAN Cup 2026 terus dikebut pemerintah Indonesia. Menpora Erick Thohir mengungkapkan masih ada pembahasan terkait kontrak tuan rumah dengan FIFA.

Erick menyebut FIFA telah menyetujui Indonesia sebagai tuan rumah ajang tersebut. Namun, proses negosiasi mengenai isi host contract masih berlangsung antara pemerintah dan FIFA.

"FIFA sudah menyetujui kita sebagai tuan rumah. Sekarang masih ada sedikit lagi negosiasi mengenai host contract-nya," kata Erick di Jakarta, Senin.

Menurut Erick, pemerintah juga telah mengirimkan surat jaminan kepada FIFA. Surat tersebut diterbitkan atas nama Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap penyelenggaraan turnamen.

Erick memastikan pembahasan kontrak bukan menjadi persoalan besar bagi Indonesia. Menurutnya, format kerja sama tersebut tidak jauh berbeda dengan pengalaman Indonesia saat menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 FIFA 2023.

"Jadi tidak banyak berbeda, cuma ada beberapa hal yang mungkin kita mau sinkronisasikan. Alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan rapat terpadu," ujarnya.

Pemerintah, lanjut Erick, berkomitmen memberikan dukungan penuh untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Dukungan tersebut disiapkan seperti halnya ketika Indonesia menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga internasional.

Erick juga menilai penyelenggaraan turnamen ini memiliki arti penting bagi Indonesia. Selain menjadi ajang olahraga, kompetisi tersebut dinilai bisa menjadi sarana memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional.

"Presiden percaya olahraga bukan hanya sebagai alat pemersatu bangsa. Olahraga juga menjadi alat untuk mempromosikan kebaikan bangsa ke mancanegara," kata Erick.

Ia menambahkan FIFA ASEAN Cup memiliki nilai strategis karena membawa nama FIFA. Menurutnya, ajang tersebut bukan sekadar program PSSI atau agenda pemerintah Indonesia.

"Apalagi FIFA ASEAN ini merupakan brand FIFA. Bukan brand kami, PSSI, ataupun negara, ini benar-benar program FIFA," tuturnya.

Erick menyebut FIFA ASEAN Cup termasuk salah satu agenda besar FIFA setelah Piala Dunia. Karena itu, kesempatan Indonesia menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya dinilai memiliki nilai sejarah tersendiri.

FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 23 September hingga 3 Oktober mendatang. Turnamen tersebut akan terbagi dalam dua divisi, yakni Premier Division di Indonesia dan Challenge Division di Hong Kong.

Premier Division akan diikuti sejumlah tim terbaik di kawasan Asia Tenggara. Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Filipina menjadi beberapa peserta yang akan bersaing di divisi tersebut.

Sementara itu, Challenge Division diikuti Hong Kong, Myanmar, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, dan Timor Leste. Kedua divisi tersebut kemudian dibagi ke dalam dua grup.

Format FIFA ASEAN Cup 2026 juga berbeda dari turnamen pada umumnya. Juara masing-masing grup akan langsung melaju ke final tanpa melalui babak semifinal.

Dengan format tersebut, setiap pertandingan menjadi sangat penting bagi seluruh peserta. Tim harus tampil konsisten sejak laga pertama agar tidak kehilangan peluang menjadi juara grup.

Berdasarkan hasil undian, Timnas Indonesia berada di Grup A Premier Division. Skuad Garuda akan bersaing dengan Malaysia, India, dan Singapura untuk memperebutkan tiket ke final.

Sementara Grup B Premier Division dihuni Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Filipina. Di Challenge Division, Grup A berisi Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam, sedangkan Grup B dihuni Kamboja, Laos, dan Timor Leste.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:50
01:13
01:26
01:32
03:29
12:26

Viral