- tvOnenews-Julio Tri Saputra
Menerka Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 usai India Mundur, 6 Negara Dirumorkan Bakal Jadi Rival Garuda
Suriah juga disebut sebagai salah satu opsi pengganti India. Negara tersebut memiliki sejumlah pemain yang berkarier di luar negeri sehingga berpotensi menghadirkan kekuatan berbeda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Nama berikutnya adalah Kirgistan. Tim tersebut dikenal memiliki permainan cepat serta mengandalkan kekuatan fisik sehingga kehadirannya bisa memberikan tantangan tersendiri bagi penghuni Grup A.
Lebanon kemudian turut masuk dalam daftar negara yang dikaitkan dengan posisi India. Timnas Indonesia sendiri pernah berhadapan dengan Lebanon dalam FIFA Matchday September 2025 di Surabaya.
Pertandingan Indonesia kontra Lebanon ketika itu berakhir tanpa pemenang. Kedua tim bermain imbang 0-0 dalam pertandingan tersebut.
Terbaru, nama Sri Lanka juga mulai disebut-sebut sebagai calon pengganti India. Informasi mengenai kemungkinan tersebut muncul melalui Wikipedia, meski belum ada pengumuman resmi yang memastikan Sri Lanka menjadi bagian dari FIFA ASEAN Cup 2026.
Dengan munculnya sejumlah kandidat tersebut, posisi kosong di Grup A masih menjadi tanda tanya. FIFA hingga kini belum menentukan negara yang akan mengisi tempat India.
Hingga Jumat (14/8), belum ada pengumuman resmi mengenai tim pengganti India. Artinya, Timnas Indonesia masih harus menunggu siapa yang nantinya menjadi lawan tambahan mereka di fase grup.
Jika melihat kandidat yang bermunculan, masing-masing negara memiliki karakter dan kekuatan berbeda. Kehadiran salah satu dari mereka tentu akan memengaruhi peta persaingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Bagi Timnas Indonesia, perubahan komposisi grup tersebut menjadi sesuatu yang perlu diperhatikan. Skuad Garuda sebelumnya dijadwalkan menghadapi India, Malaysia, dan Singapura di fase grup.
Kini India sudah dipastikan tidak ambil bagian. Indonesia pun masih menunggu keputusan FIFA mengenai siapa yang akan mengisi satu tempat tersisa di Grup A.
FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri merupakan kompetisi baru yang akan memberikan tambahan pertandingan internasional bagi negara-negara peserta. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung di Indonesia dan kini harus melakukan penyesuaian setelah mundurnya India.
(igp)