- bff.com.bd
Mengenal Bangladesh, Pengganti India yang Berpotensi Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
tvOnenews.com - Komposisi Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 mengalami perubahan setelah India memutuskan mundur dari turnamen. Bangladesh kemudian muncul sebagai tim yang diproyeksikan mengisi posisi tersebut.
Bagi Timnas Indonesia, perubahan ini membuat peta persaingan Grup A menjadi menarik.
Jika Bangladesh benar-benar ditetapkan sebagai pengganti India, skuad Garuda akan menghadapi lawan dari kawasan Asia Selatan yang sudah pernah membuat Indonesia kesulitan.
Bahkan, Bangladesh bukan sekadar nama asing bagi sepak bola Indonesia.
Kedua negara terakhir kali bertemu dalam laga FIFA Matchday di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada 1 Juni 2022. Pertandingan tersebut berakhir tanpa gol.
Hasil imbang 0-0 itu menjadi pengingat bahwa Bangladesh tetap tidak bisa dipandang sebelah mata.
Apalagi, pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada periode yang memungkinkan negara peserta membawa pemain dengan kekuatan lebih optimal.
Rencana Bangladesh masuk ke Grup A muncul setelah India memilih tidak melanjutkan keikutsertaannya.
Berdasarkan laporan The Daily Star, Komite Tim Nasional Federasi Sepak Bola Bangladesh atau BFF telah membahas peluang tersebut dan mayoritas anggota menyetujui keikutsertaan Bangladesh.
Anggota Komite Eksekutif BFF, Sayed Hasan Kanon, menyebut turnamen tersebut bisa menjadi bagian dari persiapan Bangladesh menghadapi agenda SAFF Championship.
"Pendapat kami bulat untuk mengikuti turnamen ini sebagai bagian dari persiapan tim nasional Bangladesh menghadapi SAFF Championship."
"Pada FIFA ASEAN Cup 2026, kami akan menghadapi lawan-lawan yang lebih baik," ujar Kanon.
FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 24 September hingga 4 Oktober.
Berdasarkan komposisi yang dilaporkan, Grup A akan mempertemukan Indonesia, Bangladesh, Malaysia, dan Singapura, dengan pertandingan grup digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Meski demikian, status pergantian peserta tetap perlu mengikuti keputusan resmi terkait format dan peserta turnamen.
Jika duel Indonesia vs Bangladesh benar-benar terealisasi, kedua negara bukan pertama kali bertemu.
Pertemuan terakhir mereka terjadi pada 2022. Kala itu, Indonesia yang dilatih Shin Tae-yong harus puas bermain 0-0.
Bangladesh mampu membuat lini serang Garuda kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang pertandingan.