- tvOnenews/Julio Tri Saputra
Namanya Jawa Banget, Kapten Liga Belanda Ini Terus Beri Kode untuk Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Nama Julian Oerip kembali menjadi sorotan pencinta sepak bola Indonesia. Gelandang muda AZ Alkmaar itu terus memberikan sinyal ketertarikannya membela Timnas Indonesia.
Oerip merupakan pemain kelahiran Alkmaar, Belanda, pada 26 Oktober 2006. Ia memiliki darah Indonesia dari sang kakek yang berasal dari Jawa Timur.
Latar belakang tersebut membuat nama Oerip menarik perhatian publik Tanah Air. Apalagi, ia kini berkembang sebagai salah satu talenta muda yang cukup menjanjikan di Belanda.
Kode untuk Indonesia juga beberapa kali ditunjukkan Oerip. Salah satunya ketika ia mengunggah foto dengan atribut yang memperlihatkan kedekatannya dengan budaya Indonesia.
Ia juga sempat mengunggah foto bersama mantan striker Liga Indonesia, Sylvano Comvalius. Momen tersebut semakin membuat publik penasaran dengan kedekatannya terhadap sepak bola Indonesia.
Oerip juga pernah terlihat mengenakan pakaian bernuansa Indonesia. Unggahan tersebut kemudian ramai diperbincangkan dan memunculkan harapan agar dirinya suatu hari memperkuat Garuda.
Sinyal lainnya muncul ketika Oerip membagikan momen saat menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia. Ia bahkan pernah memamerkan sepatu yang dihiasi gambar bendera Merah Putih.
- instagram.com/julianoerip/
Meski begitu, belum ada kepastian mengenai proses naturalisasi Oerip. Tahapan perpindahan asosiasi maupun persoalan administrasi tetap membutuhkan prosedur resmi.
Minat publik terhadap Oerip juga tidak lepas dari rekam jejaknya bersama tim nasional Belanda. Ia tercatat pernah memperkuat Belanda di level U-16, U-17, U-18, hingga U-19.
Catatan tersebut membuat peluang Oerip membela Indonesia tidak bisa dilakukan hanya dengan pergantian seragam. Status dan riwayatnya bersama Belanda harus menjadi bagian penting dalam proses administrasi.
Di level klub, Oerip sudah lama menimba ilmu di akademi AZ Alkmaar. Ia bergabung dengan akademi tersebut pada 2017 setelah sebelumnya mengembangkan bakatnya bersama AFC '34.
Perkembangannya di akademi AZ berlangsung cukup pesat. Pada musim 2021-2022, Oerip menjadi bagian dari skuad AZ U-16 yang berhasil meraih gelar juara.
Kemampuan memimpin juga menjadi salah satu kelebihan Oerip. Ia beberapa kali dipercaya mengenakan ban kapten ketika bermain bersama tim-tim muda AZ Alkmaar.
Kepercayaan itu berlanjut ketika Oerip bermain untuk Jong AZ di Eerste Divisie. Ia bahkan dipercaya menjadi kapten saat timnya menghadapi De Graafschap.
Dalam pertandingan tersebut, Jong AZ tampil impresif dan meraih kemenangan telak 5-2. Oerip turut mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan keras dari luar kotak penalti.
AZ Alkmaar kemudian menunjukkan kepercayaan besar kepada Oerip. Pada Juni 2025, klub memperpanjang kontrak profesionalnya hingga 2029.
Kontrak tersebut menjadi sinyal bahwa AZ masih melihat Oerip sebagai bagian penting dari proyek masa depan mereka. Kesempatan menembus tim utama pun terbuka jika perkembangannya terus konsisten.
Pada musim 2025-2026, Oerip mencatatkan 16 penampilan resmi. Ia menyumbangkan satu gol dan empat assist setelah sebelumnya harus menepi karena cedera.
Dengan usia yang baru 19 tahun, Oerip masih memiliki ruang besar untuk berkembang. Jika suatu hari benar-benar memilih Indonesia, ia bisa menjadi investasi jangka panjang bagi lini tengah Garuda.
(sub)