Ratu Tisha Buka-bukaan Permasalahan Utama Timnas Indonesia Bukan soal Kalah Mental
- ANTARA
tvOnenews.com – Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha menyoroti kebiasaan publik yang kerap menggunakan istilah "kalah mental" setiap kali Timnas Indonesia meraih hasil kurang memuaskan.
Menurutnya, persoalan mental pemain sepak bola tidak boleh lagi sekadar jadi bahan perdebatan informal, melainkan harus dikaji secara serius melalui pendekatan sport science.
Hal itu disampaikan Ratu Tisha saat menghadiri penutupan Liga Universitas Coca-Cola 2026 di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Minggu (24/8/2026).
"Kita selalu berbicara kita apa sih kurangnya kita? Kita pasti ada kurang tuh, ah kalah mental. Kita kalau lagi ngobrol-ngobrol warung kopi pasti keluar kata-kata 'mental nih'. Jadi daripada kita terus-terusan ngobrol aja sifatnya warung kopi, kita turn deh into scientific research," kata Ratu Tisha.
- PSSI
Integrasi Lewat "Football For Mental Health"
Gagasan berbasis riset ilmiah tersebut mulai diterapkan melalui kompetisi antarkampus Liga Universitas yang mengusung tema "Football For Mental Health".
Ajang ini difungsikan bukan sekadar turnamen, melainkan laboratorium terbuka untuk menempa aspek psikologis, kontrol emosi, dan pengambilan keputusan pemain di bawah tekanan tinggi.
Selain ketahanan mental, pendekatan football science yang didorong mencakup physical strengthening, conditioning, hingga injury prevention.
Pengaplikasian aturan khusus seperti sin bin juga diteliti untuk mengukur dampaknya terhadap pengendalian emosi pemain saat bertanding.
Ratu Tisha menegaskan target utamanya adalah membangun reputasi baru bagi Garuda di kancah internasional.
Ia ingin Timnas Indonesia dalam 10 tahun ke depan dikenal memiliki mentalitas paling tangguh, mengutip ketenangan bermain yang ditunjukkan oleh Timnas Jepang.
"Inginnya kan visinya gitu ya. Jadi mental kita adalah yang paling kuat seperti kita melihat Jepang lah bagaimana tenangnya mereka bermain. Karena yang begini nggak bisa cuma diomongin di ruang kelas, praktiknya harus ada di lapangan," tegasnya.
Load more