- X @timnasindonesia
Timnas Indonesia Disindir Eks Pejabat PSSI-nya Vietnam, Sebut Kualitas Pemain Naturalisasi Garuda Cuma Kelas Menengah ke Bawah
Lebih lanjut, Vu Lam menilai naturalisasi tidak boleh menjadi fondasi utama pembangunan sepak bola. Menurutnya, pembinaan pemain muda tetap menjadi kunci untuk membangun tim nasional dalam jangka panjang.
"Pemain naturalisasi hanya menyelesaikan masalah hasil instan. Fondasi sepak bola tetaplah pembinaan pemain muda," katanya. Ia berharap Vietnam tidak terlalu bergantung pada pemain yang didatangkan melalui proses naturalisasi.
Pernyataan Vu Lam juga menarik karena Vietnam sendiri turut menggunakan pemain naturalisasi. Kebijakan tersebut membuat pandangannya mengenai masa depan sepak bola lokal menjadi perhatian.
Ia tetap meyakini Vietnam bisa berkembang apabila pembinaan usia muda dilakukan secara konsisten. Sistem yang seragam dinilai akan membantu pemain memahami karakter permainan sejak level junior.
Dalam beberapa tahun terakhir, Timnas Indonesia dan Vietnam memang cukup gencar menggunakan pemain naturalisasi. Mereka terdiri dari pemain yang memiliki garis keturunan maupun pemain yang sudah lama tinggal di negara tersebut.
Vietnam misalnya, saat menjuarai Piala AFF 2026, skuad The Golden Star diperkuat lima pemain naturalisasi. Nama Rafaelson menjadi salah satu yang paling tersohor karena striker asal Brasil itu mampu mengemas 16 gol dari 17 pertandingan bersama Vietnam.
Sementara itu, Timnas Indonesia baru saja mendapat tambahan Luke Vickery dan Mitchell Baker yang sudah debut di Piala AFF 2026. Bahkan, Mitchell Baker berhasil menjadi top skor Garuda di ajang tersebut dengan torehan empat gol.
(sub)