news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Keturunan Australia, Luke Vickery (kiri) Hadir di Sesi Latihan Garuda Jelang Piala AFF 2026.
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Dua Pemain Naturalisasi Siap Debut Buat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Monster Gol Liga Australia Bakal Guncang Pertahanan Lawan

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan kesempatan kepada dua wajah baru di FIFA ASEAN Cup 2026. Luke Vickery dan Dion Markx menjadi debutan baru.
Sabtu, 19 September 2026 - 09:45 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan kesempatan kepada dua wajah baru di FIFA ASEAN Cup 2026. Luke Vickery dan Dion Markx menjadi debutan dalam skuad Garuda pada turnamen tersebut.

Keduanya sama-sama berstatus pemain naturalisasi yang kini memiliki kewarganegaraan Indonesia. Namun, perjalanan Vickery dan Markx hingga mendapat kesempatan memperkuat skuad senior memiliki cerita yang berbeda.

Dion Markx lebih dahulu resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 8 Februari 2025. Sementara itu, proses naturalisasi Luke Vickery baru rampung setelah dirinya menjadi WNI pada 16 Juli 2026.

Markx menjalani sumpah setia sebagai WNI bersama Ole Romeny dan Tim Geypens. Sejak saat itu, pemain yang beroperasi di lini pertahanan tersebut telah mendapat pengalaman mengenakan seragam Merah Putih di kelompok usia.

Sebelum dipanggil Herdman ke skuad senior, Markx pernah memperkuat Timnas Indonesia U-20 dan U-23. Namun, dia belum pernah mendapat kesempatan menjadi bagian dari tim utama Garuda.

FIFA ASEAN Cup 2026 membuka kesempatan bagi Markx untuk naik ke level berikutnya. Pemanggilan tersebut sekaligus menjadi peluang bagi dirinya untuk membuktikan kemampuan di hadapan Herdman.

Di level klub, Markx saat ini memperkuat Persita Tangerang dengan status pinjaman dari Persib Bandung. Pangeran Biru memberikan kesempatan kepada sang pemain untuk mengembangkan kemampuannya bersama Pendekar Cisadane.

Persib tentu berharap menit bermain bersama Persita dapat membantu perkembangan Markx. Pengalaman tampil di Super League juga menjadi modal penting untuk membiasakan diri menghadapi persaingan di level senior.

Sementara itu, perjalanan Luke Vickery menuju Timnas Indonesia senior terbilang berbeda. Sebelum resmi menjadi WNI, dia tercatat baru sekali mengikuti latihan bersama skuad Garuda.

Vickery kemudian menjalani sumpah setia sebagai WNI di Sydney, Australia. Proses tersebut berlangsung ketika Timnas Indonesia sedang menjalani Piala AFF 2026.

Kini, pemain berusia 20 tahun itu masih memperkuat Macarthur FC di kasta tertinggi Liga Australia. Vickery belum mendapat menit bermain pada musim 2026/2027 karena kompetisi belum dimulai.

Meski demikian, catatan Vickery pada musim sebelumnya menunjukkan potensi yang dimilikinya. Dia mencatat 24 penampilan di A-League dengan torehan lima gol dan dua assist.

Pengalaman Vickery juga tidak hanya berasal dari kompetisi domestik Australia. Dia turut mendapat kesempatan tampil di AFC Champions League 2 dengan catatan dua gol dan satu assist.

Catatan tersebut menjadi salah satu modal Vickery ketika bergabung dengan Timnas Indonesia. FIFA ASEAN Cup 2026 kini dapat menjadi panggung pertamanya untuk memperlihatkan kemampuan dalam seragam Merah Putih di pertandingan internasional.

Pemanggilan Markx dan Vickery juga memberikan kesempatan bagi Herdman untuk menilai langsung kemampuan keduanya. Sang pelatih dapat melihat proses adaptasi mereka terhadap sistem permainan dan persaingan di skuad senior.

Kesempatan tersebut menjadi penting karena Timnas Indonesia juga memiliki agenda besar berikutnya. Jika mampu memenuhi ekspektasi, Markx dan Vickery berpeluang kembali mendapat tempat ketika Herdman menyusun skuad menuju Piala Asia 2027.

Namun, mendapatkan tempat reguler di Timnas Indonesia tentu bukan perkara mudah bagi keduanya. Markx dan Vickery harus bersaing dengan sejumlah pemain yang lebih dahulu mendapat kepercayaan Herdman di posisi masing-masing.

FIFA ASEAN Cup 2026 pun menjadi kesempatan awal bagi kedua pemain untuk menunjukkan kualitas di level senior. Performa mereka selama turnamen akan menjadi bagian penting dalam proses penilaian menuju agenda Timnas Indonesia berikutnya.

(igp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
03:39
04:40
22:09
07:46
08:33

Viral