- macarthurfc.com
Luke Vickery Ternyata Pernah Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF U-19, Kini Bersiap Debut Bersama Skuad Garuda
Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Timnas Indonesia, Luke Vickery ternyata memiliki cerita menarik jelang debut bersama skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026. Sebelum resmi dinaturalisasi, dirinya ternyata pernah tampil di Piala AFF U-19 2024 dengan Australia.
Luke Vickery kini menjadi satu dari 23 pemain yang mendapatkan panggilan John Herdman untuk memperkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan mulai bergulir pada 25 September hingga 5 Oktober mendatang. Turnamen tersebut berpeluang menjadi panggung debut Vickery bersama Timnas Indonesia.
Kesempatan itu datang setelah Vickery resmi mendapatkan status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) pada Juli 2026. Sejak proses tersebut rampung, namanya pun mulai masuk dalam pilihan Herdman untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Perjalanan Vickery hingga akhirnya bisa mengenakan seragam Merah Putih terbilang menarik. Pemain berusia 20 tahun tersebut lahir di Hawaii, Amerika Serikat, tetapi menghabiskan masa pertumbuhannya di Australia.
- instagram Luke Vickery
Darah Indonesia yang dimilikinya berasal dari sang nenek. Nenek Vickery diketahui lahir di Medan, Sumatra Utara, ketika Indonesia masih belum merdeka.
Garis keturunan tersebut kemudian membuka jalan bagi Vickery untuk menjalani proses menjadi WNI. Kini, ia memiliki kesempatan memulai perjalanan internasional baru bersama Timnas Indonesia.
Sebelum memilih membela Garuda, Vickery tercatat pernah menjadi bagian dari tim nasional kelompok umur Australia. Salah satu pengalaman internasionalnya bahkan didapatkan ketika tampil di turnamen yang berlangsung di Indonesia.
Ia sempat mendapatkan panggilan Timnas Australia U-19 untuk mengikuti Piala AFF U-19. Menariknya, turnamen tersebut ketika itu digelar di Surabaya sehingga dirinya sudah pernah merasakan atmosfer sepak bola Indonesia sebelum menjadi WNI.
- instagram.com/mfcbulls/
Australia tergabung di Grup B dalam turnamen tersebut. Mereka berhasil mendominasi persaingan dengan menyapu bersih tiga pertandingan fase grup melalui kemenangan dan keluar sebagai juara grup.
Vickery mendapatkan kesempatan bermain dalam dua pertandingan selama fase grup. Salah satu penampilan terbaiknya terjadi ketika Australia meraih kemenangan telak 6-2 atas Vietnam.
Dalam pertandingan tersebut, Vickery turut menyumbangkan satu gol untuk Australia. Ia kemudian kembali dipercaya tampil selama 90 menit ketika timnya mengalahkan Myanmar dengan skor tipis 1-0.
Perjalanan Australia berlanjut ke babak semifinal setelah berhasil menjadi juara grup. Vickery kembali mendapatkan menit bermain ketika menghadapi Thailand dalam perebutan tiket menuju partai puncak.
Ia bermain selama 45 menit dalam pertandingan tersebut. Namun, Australia harus menerima kekalahan 0-1 sehingga gagal melaju ke final dan kehilangan kesempatan bertemu Timnas Indonesia.
Vickery kemudian kembali diturunkan ketika Australia menghadapi Malaysia dalam perebutan tempat ketiga. Ia bermain selama 45 menit dan membantu timnya menutup turnamen dengan kemenangan melalui drama adu penalti.
Pengalaman tersebut membuat Vickery sebenarnya sudah tidak asing dengan sejumlah stadion di Indonesia. Ia pernah bermain di Stadion Gelora 10 November dan Stadion Gelora Bung Tomo ketika Surabaya menjadi tuan rumah Piala AFF U-19 2024.
Namun, situasinya kini akan sangat berbeda dibandingkan pengalaman pertamanya bermain di Indonesia. Jika dahulu datang sebagai pemain Australia, Vickery sekarang berpeluang turun ke lapangan dengan lambang Garuda di dada.
FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus menjadi kesempatan bagi John Herdman untuk melihat langsung kualitas Vickery bersama skuad senior. Pemanggilan tersebut bisa menjadi langkah awal sang pemain untuk mendapatkan tempat secara reguler di Timnas Indonesia.
Perjalanan Vickery pun seperti membentuk sebuah lingkaran yang membawanya kembali ke Indonesia dengan status berbeda. Dari pemain Australia yang pernah mencetak gol di Piala AFF U-19, kini ia bersiap memulai lembaran baru sebagai penggawa Timnas Indonesia. (igp/fan)