- Reuters/Andrew Boyers
Diabaikan Belanda dan Belgia, Bek Grade A Inggris Ini Berpeluang Besar Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Peluang Timnas Indonesia mendapatkan bek keturunan level Premier League kembali terbuka setelah Pascal Struijk tidak masuk skuad terbaru Belanda maupun Belgia. Situasi tersebut terjadi menjelang FIFA ASEAN Cup 2026, ketika John Herdman sedang membangun kekuatan Garuda untuk menghadapi turnamen yang berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober.
Nama Pascal Struijk kembali mencuat setelah pelatih anyar Belanda, Xavi Hernandez, mengumumkan 26 pemain untuk rangkaian pertandingan UEFA Nations League 2026-2027. Bek Brighton & Hove Albion itu tidak berada daftar tersebut meski memiliki pengalaman panjang bermain di Premier League dan baru memasuki fase baru dalam kariernya di klub Inggris.
Xavi justru memberikan kesempatan kepada sejumlah nama baru seperti Ruben van Bommel dan Gjivai Zechiel untuk memperkuat skuad Oranje. Di lini belakang, Xavi tetap mengandalkan pemain seperti Virgil van Dijk, Nathan Ake, Micky van de Ven, Jorrel Hato, Jurrien Timber dan Jan Paul van Hecke, sehingga Struijk kembali harus menunggu kesempatan menembus tim senior Belanda.
Menariknya, peluang Struijk untuk memperkuat negara lain juga belum tertutup karena namanya tidak terdapat dalam daftar 28 pemain Belgia yang diumumkan pelatih baru Mark van Bommel. Belgia akan menghadapi Italia, Prancis dan Turki pada UEFA Nations League, tetapi Struijk tidak menjadi bagian dari skuad pertama Van Bommel meski lahir di Deurne, Belgia.
- Reuters/Paul Childs
Kondisi tersebut menjadi celah menarik bagi Timnas Indonesia karena Struijk mempunyai garis keturunan Indonesia dari kakek dan neneknya yang disebut berasal dari Hindia Belanda.
Secara karier, kualitas Struijk juga membuat namanya tetap menarik untuk dikaitkan dengan proyek Timnas Indonesia. Brighton resmi merekrutnya dari Leeds United pada Juni 2026 dengan kontrak lima tahun setelah sang bek mencatat 196 penampilan bersama Leeds, termasuk 34 pertandingan Premier League pada musim sebelumnya.
Struijk juga belum pernah memperkuat Belanda di level senior sehingga statusnya berbeda dengan pemain yang sudah tampil dalam pertandingan resmi kategori A.
Dari sisi Timnas Indonesia, momentum tersebut datang ketika John Herdman baru saja mengumumkan 23 pemain untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda memiliki sembilan pemain bertahan, termasuk Elkan Baggott, Justin Hubner, Rizky Ridho, Kevin Diks, Dion Markx dan Jordi Amat.
- REUTERS/Scott Heppell
Absennya Struijk dari Belanda dan Belgia membuat pintu kemungkinan tersebut secara situasi kembali terbuka, terutama karena Timnas Indonesia sedang memasuki periode penting sebelum Piala Asia 2027. Namun, belum ada konfirmasi terbaru yang menyatakan Struijk telah memutuskan memilih Indonesia, sehingga peluang naturalisasi sang bek masih bergantung pada sikap pemain, pendekatan federasi, serta terpenuhinya seluruh persyaratan administratif.
Bagi John Herdman, kehadiran pemain dengan pengalaman Premier League seperti Struijk tentu dapat menjadi tambahan menarik untuk proyek jangka panjang Timnas Indonesia. Apalagi Herdman sedang menyiapkan Garuda menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 dan setelah itu memiliki agenda besar Piala Asia 2027, sehingga perkembangan status pemain kelahiran Belgia tersebut layak terus dipantau. (fan)