news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks.
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

‎Bukan Malaysia, Kevin Diks Beberkan Fokus Pertama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Ketiga negara tersebut akan menjadi penghalang pertama skuad Garuda dalam upaya melangkah lebih jauh di turnamen.
Selasa, 22 September 2026 - 21:09 WIB
Editor :

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks, memahami besarnya rivalitas antara skuad Garuda dengan Malaysia menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Meski demikian, ia tidak ingin perhatian tim teralihkan karena Singapura menjadi lawan pertama yang harus dihadapi.

‎Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Ketiga negara tersebut akan menjadi penghalang pertama skuad Garuda dalam upaya melangkah lebih jauh di turnamen.

‎Pertemuan menghadapi Malaysia menjadi salah satu pertandingan yang paling mendapatkan perhatian. Rivalitas panjang kedua negara membuat duel tersebut kerap menghadirkan tensi tinggi, baik di dalam maupun luar lapangan.

‎Kevin mengaku sudah mengetahui bagaimana besarnya rivalitas sepak bola antara Indonesia dan Malaysia. Namun, pemain Timnas Indonesia tersebut tidak ingin hal itu membuat skuad Garuda kehilangan fokus terhadap pertandingan yang berada di depan mata.

‎Sebelum bertemu Malaysia, pasukan John Herdman harus lebih dahulu menghadapi Singapura. Karena itu, Kevin memilih menerapkan pendekatan satu pertandingan demi satu pertandingan selama fase grup.

‎Menurutnya, tidak ada lawan yang bisa dianggap mudah dalam persaingan Grup A. Singapura, Malaysia, dan Bangladesh sama-sama memiliki kualitas yang berpotensi memberikan kesulitan kepada Timnas Indonesia.

‎"Menurut saya, mereka semua adalah tim yang bagus. Jadi, kami akan menghadapi pertandingan-pertandingan yang kompetitif, dan kami tetap fokus," ujar Diks di Stadion Madya GBK, Selasa (22/9/2026).

‎"Namun, kami menjalaninya satu per satu dan kini fokus pada pertandingan pertama," tambahnya.

‎Pendekatan tersebut membuat Kevin belum ingin berbicara terlalu jauh mengenai pertandingan menghadapi Malaysia. Fokus utama Timnas Indonesia saat ini diarahkan sepenuhnya kepada laga pembuka kontra Singapura.

‎Pertandingan pertama menjadi penting bagi skuad Garuda untuk membangun momentum di turnamen. Hasil positif dapat menjadi modal sebelum menghadapi dua pertandingan berikutnya di fase grup.

‎Terlebih, Singapura bukan lawan yang asing bagi Timnas Indonesia. Kedua negara sebelumnya sudah beberapa kali bertemu dalam persaingan sepak bola kawasan Asia Tenggara sehingga kewaspadaan tetap diperlukan.

‎Apalagi, Singapura sempat memaksa Timnas Indonesia tersingkir dari Piala AFF 2026. Hasil ini didapatkan setelag skuad Garuda ditahan imbang 1-1 sehingga tak mampu lolos dari fase grup.

‎Lebih lanjut, bek Borussia Monchengladbach itu tidak menampik bahwa dirinya telah mendengar mengenai rivalitas Indonesia dengan Malaysia. Namun, ia kembali menegaskan bahwa pertandingan tersebut belum menjadi prioritas utama skuad Garuda.

‎"Ya, tentu saja. Saya sudah mendengarnya, tetapi kami akan menghadapi Singapura terlebih dahulu," tegas Kevin Diks.

‎Sikap tersebut sejalan dengan pendekatan yang ingin diterapkan Timnas Indonesia selama FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda memilih berkonsentrasi kepada lawan terdekat daripada memikirkan pertandingan lain yang belum dimainkan.

‎Timnas Indonesia memiliki keuntungan karena menjalani seluruh pertandingan fase grup di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Dukungan publik sendiri menjadi modal tambahan bagi Kevin Diks dan kolega selama menjalani persaingan Grup A.

‎Perjalanan skuad Garuda akan dimulai dengan menghadapi Singapura pada 25 September 2026. Laga tersebut menjadi ujian pertama bagi pasukan John Herdman untuk membuka turnamen dengan hasil positif.

‎Duel penuh gengsi melawan Malaysia baru berlangsung pada 28 September 2026. Setelah itu, Timnas Indonesia akan menutup perjalanan di fase grup dengan menghadapi Bangladesh pada 1 Oktober mendatang.

‎(igp/hfp)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:32
01:11
02:32
01:23
02:47
08:29

Viral