- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Justin Hubner Ungkap Kekacauan usai Timnas Indonesia Lolos Final FIFA ASEAN Cup 2026, Sempat Mengira Malaysia yang Melaju
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Selain persoalan klasemen, Hubner juga menceritakan bagaimana para pemain Timnas Indonesia menghadapi tekanan luar biasa di pengujung laga. Saat pertandingan memasuki menit-menit terakhir, Garuda tidak lagi memiliki banyak pilihan selain terus mengejar gol untuk memastikan tiket final.
"Ya, jujur saja, kami semua hanya berlari ke depan," katanya.
Pengejaran tersebut dilakukan ketika waktu normal hampir berakhir dan kondisi pertandingan terus berubah secara cepat. Indonesia sempat mencetak gol ketujuh melalui Luke Vickery pada menit ke-90, tetapi Bangladesh kemudian membalas sehingga skor menjadi 7-2 dan membuat kebutuhan Garuda semakin berat.
"Di menit-menit terakhir pertandingan, kami cuma fokus untuk mencetak gol," ucapnya.
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Kondisi itu membuat permainan Timnas Indonesia praktis berorientasi penuh pada serangan. Perhitungan di klasemen mengharuskan Garuda mencetak dua gol tambahan setelah Malaysia memastikan kemenangan 6-0 atas Singapura.
"Hanya itu yang kami lakukan," katanya.
Hubner menyebut para pemain tidak lagi memikirkan pola yang rumit ketika tekanan mencapai puncaknya. Menurutnya, yang ada dalam benak para pemain hanyalah bagaimana bola bisa segera dibawa mendekati pertahanan lawan dan menghasilkan gol.
"Kami sudah tidak punya rencana rumit lagi, intinya cuma bawa bola ke depan dan cetak gol," ucapnya.
Strategi tersebut akhirnya membuahkan hasil yang diharapkan. Kevin Diks mencetak gol pada menit ke-96 sebelum Mitchell Baker menutup pesta dengan gol kelima pribadinya pada menit ke-97, sehingga Indonesia berhasil mengungguli Malaysia dalam jumlah gol yang dicetak.
"Dan itulah yang kami lakukan," ucapnya.
Kemenangan tersebut sekaligus membuat Timnas Indonesia menuntaskan fase grup dengan tujuh poin dari tiga pertandingan. Garuda kini melanjutkan perjalanan ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah melewati laga yang oleh FIFA juga digambarkan sebagai malam luar biasa dan penuh drama.
"Seperti yang saya bilang tadi, negara terbaik kini ada di final," pungkasnya. (fan)