- FIFA.com
Pujian Selangit Media Italia untuk Emil Audero, Tak Habis Pikir Sarung Tangannya Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi
tvOnenews.com - Emil Audero tampil sebagai salah satu sosok utama di balik keberhasilan Timnas Indonesia meraih trofi FIFA ASEAN Cup 2026.
Kiper yang dipercaya John Herdman untuk mengawal gawang Garuda pada laga final tersebut mampu menunjukkan ketenangan hingga akhirnya membantu Indonesia menaklukkan Thailand melalui adu penalti.
Penampilan Audero mendapat perhatian dari media Italia, Tuttomercato. Mereka secara khusus menyoroti kontribusi sang penjaga gawang dalam pertandingan yang berlangsung dramatis di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
- tvonenews.com - Ilham Giovani
"Audero menjadi pahlawan di final saat Indonesia memenangkan Piala ASEAN perdana," tulis media Italia, Tuttomercato.
"Kiper yang pernah dilatih Juventus, yang kini bermain di Rayo Vallecano, menyelamatkan penalti penentu kemenangan untuk membawa trofi ke tim nasionalnya," sambung media Italia itu.
Keputusan Herdman menurunkan Audero sejak awal akhirnya memberikan hasil positif. Pertandingan tidak berjalan mudah karena Indonesia harus menghadapi perlawanan sengit Thailand selama 120 menit sebelum penentuan juara dilakukan dari titik putih.
Sejak babak pertama, kedua tim bermain cukup hati-hati. Indonesia berusaha mengontrol permainan, sedangkan Thailand lebih banyak menunggu kesempatan untuk melancarkan serangan balik.
- tvonenews.com - Ilham Giovani
Audero tidak terlalu banyak mendapatkan ancaman serius pada paruh pertama pertandingan. Namun, situasi berubah setelah jeda ketika kedua tim mulai bermain lebih terbuka dan menciptakan sejumlah peluang.
Drama kemudian terjadi pada menit ke-81. Thailand harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua dan meninggalkan lapangan lebih awal.
Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Indonesia. Hanya beberapa menit berselang, Dean James berhasil membawa Garuda unggul melalui gol yang membuat para pendukung tuan rumah bersorak.
Akan tetapi, Thailand memberikan respons cepat. Iklas Sanron berhasil mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-87 sehingga Indonesia kembali harus memulai perjuangan dari kedudukan 1-1.
Skor tersebut bertahan hingga waktu normal berakhir. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu dengan tensi yang semakin tinggi.
- Changsuek
Thailand secara mengejutkan kembali berada di depan pada menit ke-111. Peeradol Chamratsamee berhasil memanfaatkan peluang untuk membuat skor berubah menjadi 2-1.
Indonesia berada dalam posisi sulit karena hanya memiliki waktu terbatas untuk mencari gol penyeimbang. Namun, perjuangan skuad asuhan Herdman akhirnya membuahkan hasil.
Elkan Baggott muncul sebagai penyelamat. Bek tersebut berhasil mencetak gol penyama kedudukan sehingga skor kembali menjadi 2-2 dan pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam situasi penuh tekanan tersebut, Audero kembali memegang peranan penting. Kiper kelahiran Indonesia tersebut mampu melakukan penyelamatan yang membuat peluang Garuda untuk memenangkan pertandingan semakin besar.
Salah satu eksekutor Thailand, Sarach Yooyen, gagal menjalankan tugasnya setelah bola hasil tendangannya membentur tiang. Indonesia kemudian mampu memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menjaga eksekusi para penendangnya.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Audero akhirnya menjadi salah satu penentu kemenangan. Penyelamatannya terhadap eksekusi penalti Thailand memastikan Indonesia mampu melewati drama adu penalti dan mengangkat trofi Piala ASEAN untuk pertama kalinya.
Keberhasilan Audero juga menarik perhatian karena dirinya harus bersaing dengan Maarten Paes untuk posisi penjaga gawang utama Timnas Indonesia. Pada pertandingan final, Herdman akhirnya memilih Audero, sedangkan Paes harus memulai laga dari bangku cadangan.
Pilihan tersebut terbukti tepat setelah Audero tampil menentukan dalam adu penalti. Ia berhasil membantu Indonesia mengakhiri pertandingan dengan kemenangan sekaligus mengamankan sejarah baru bagi sepak bola nasional.
Bagi Indonesia, keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting karena FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan gelar perdana Garuda di turnamen tersebut.
Sementara bagi Audero, final di Jakarta menjadi malam yang istimewa setelah dirinya tampil sebagai salah satu pahlawan kemenangan.
"Setelah babak penyisihan grup, Indonesia dan Thailand mendapatkan tempat di final yang spektakuler dan dramatis, yang pada akhirnya ditentukan oleh sarung tangan Emil Audero," kata media Italia itu.
Sorotan media Italia terhadap Audero pun menunjukkan betapa pentingnya kontribusi sang kiper dalam perjalanan Indonesia menuju gelar juara.
Bukan hanya karena tampil sebagai starter, tetapi juga karena keberaniannya menghadapi tekanan ketika seluruh keputusan pertandingan berada di titik penalti. (asl)