news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, di Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • REUTERS - Jose Breton/Pics Action/NurPhoto

Hajime Moriyasu Masuk Kandidat Pelatih Timnas Malaysia, FAM Bidik Piala Dunia 2030

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, dikabarkan masuk radar Timnas Malaysia untuk proyek menuju Piala Dunia 2030. Namun, FAM menegaskan belum ada kontrak.
Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:39 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Pelatih timnas Jepang, Hajime Moriyasu, dikabarkan masuk dalam daftar kandidat pelatih kepala baru Timnas Malaysia. Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) disebut tengah mempertimbangkan pelatih asing berpengalaman untuk memperkuat tim menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2030 dan Piala Asia 2031.

Kabar tersebut mencuat di tengah rencana FAM melakukan restrukturisasi tim nasional demi meningkatkan daya saing Malaysia di level internasional. Moriyasu menjadi salah satu nama yang menarik perhatian karena rekam jejaknya bersama Jepang.

Kontrak Moriyasu dengan Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) masih berlaku hingga Piala Asia 2027. Namun, spekulasi mengenai masa depannya mulai bermunculan seiring perkiraan bahwa ia akan mempertimbangkan tantangan baru setelah turnamen tersebut.

Shin Tae-yong saat melatih Timnas Indonesia bersama pelatih Jepang Hajime Moriyasu
Sumber :
  • X @timnasindonesia

Pada 13 Oktober, media Vietnam, Tien Phong, melaporkan bahwa Hajime Moriyasu muncul sebagai kandidat kuat untuk menangani Timnas Malaysia. Laporan itu juga menyebut FAM sedang mencari pelatih asing yang memiliki pengalaman di panggung internasional, sementara Tan Cheng Hoe masih memimpin tim sebagai pelatih sementara.

Menurut laporan tersebut, FAM telah meresmikan rencana perekrutan pelatih asing setelah menyelesaikan pembentukan jajaran eksekutif baru. Langkah ini menjadi bagian dari persiapan jangka panjang Malaysia untuk menghadapi agenda internasional mendatang, termasuk Kualifikasi Piala Dunia 2030 dan Piala Asia 2031.

Rencana tersebut juga disebut menjadi salah satu alasan Tan Cheng Hoe masih dipertahankan sebagai pelatih sementara.

Tan dikabarkan mampu memberikan hasil yang melampaui ekspektasi dalam Piala ASEAN 2026 dan FIFA ASEAN Cup 2026, jika dibandingkan dengan kekuatan skuad Malaysia serta posisinya di kancah internasional.

Meski demikian, FAM disebut tidak ingin terburu-buru menetapkan pelatih kepala permanen. Prioritas mereka adalah menemukan sosok yang mampu menjaga daya saing tim secara berkelanjutan, bukan hanya mengejar hasil dalam waktu singkat.

Situasi kontrak Moriyasu turut memunculkan spekulasi mengenai peluang perekrutannya. Masa kerjanya bersama Jepang berlangsung hingga Piala Asia 2027 yang dijadwalkan digelar di Arab Saudi.

Sejumlah prediksi menyebut Moriyasu berpeluang meninggalkan kursi pelatih Jepang setelah turnamen tersebut untuk mencari tantangan baru. Namun, hingga kini belum ada kepastian mengenai rencana masa depannya.

FAM sendiri belum mengonfirmasi adanya komunikasi langsung dengan Moriyasu, pelatih yang membawa Jepang membantai Timnas Indonesia dengan skor 6-0 pada laga terakhir Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi lokal Astro Arena, Ketua FAM Ab Ghani Hassan menegaskan bahwa belum ada pembicaraan konkret mengenai Moriyasu.

"Hingga saat ini, belum ada diskusi atau kontak konkret mengenai Pelatih Moriyasu," ujarnya. Ia menambahkan, "Asosiasi belum mengambil tindakan nyata apa pun. Masalah ini akan diputuskan setelah diskusi yang cukup."

Meski belum mengambil langkah konkret, Ab Ghani tidak menutup kemungkinan FAM merekrut pelatih asing.

"Kami sangat menyadari bahwa pelatih asing dapat membawa keahlian dan pengalaman berharga yang melimpah. Kami juga ingin mencapai hasil yang baik," katanya.

Ia melanjutkan, "Jika pelatih domestik dapat menghasilkan hasil yang diinginkan, kami akan terus bekerja sama dengan mereka. Namun, jika diputuskan bahwa pelatih asing benar-benar diperlukan, kami dapat mempertimbangkan untuk merekrutnya."

Ab Ghani juga menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak bisa ditentukan oleh ketua FAM seorang diri. Dewan eksekutif akan membahas berbagai pertimbangan dan meninjau kandidat yang direkomendasikan sebelum menentukan pilihan.

Media tersebut juga memperkirakan FAM berpotensi menentukan kandidat akhir dalam tiga bulan ke depan, seiring perkembangan keputusan Moriyasu mengenai masa depannya bersama Timnas Jepang.

Meski nama Moriyasu mulai dikaitkan dengan posisi tersebut, belum ada konfirmasi resmi bahwa FAM telah menghubunginya atau mengajukan tawaran. Untuk saat ini, peluang tersebut masih sebatas spekulasi media.

Sebagai informasi, Timnas Indonesia kini tengah berupaya bangkit di bawah asuhan John Herdman. Skuad Garuda berhasil mengukir sejarah dengan meraih gelar juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand.

Timnas Indonesia, Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Sumber :
  • PSSI

Hasil tersebut turut meningkatkan optimisme para pendukung Garuda terhadap peluang Indonesia menembus Piala Dunia 2030. Dengan membangun mentalitas, meningkatkan kualitas permainan, dan memperkuat semangat juang secara bertahap, Timnas Indonesia diharapkan mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
 

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral