news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

7 Joki UTBK di USU Ditangkap, Petugas Amankan KTP Palsu

Kamis, 1 Mei 2025 - 06:07 WIB
Reporter:

Medan, tvOnenews.com - Pihak keamanan Universitas Sumatera Utara mengamankan tujuh joki UTBK pada 25 April lalu. 

Awalnya pihak keamanan menaruh curiga kepada beberapa terduga pelaku joki ujian tersebut. 

Setelah diwawancarai, tiga pelaku mengaku melakukan pemalsuan data dan identitas untuk mengikuti ujian UTBK agar bisa lulus ke perguruan tinggi negeri. 

Dari ketiganya diamankan tiga kacamata kamera, 3 KTP palsu, dua surat keterangan sekolah, tiga kartu peserta UTBK, serta satu ijazah SMA. 

Tak hanya itu, pihak keamanan kampus juga mengamankan satu pelaku lainnya bernama Naufal Faris yang berperan sebagai perekrut para joki. 

Sebanyak 7 orang joki Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2025 di Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil diamankan. 

Kejadian ini diungkap Ketua Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Prof Eduart Wolok. Ia mengatakan, pada 25 April 2025 para joki ini ditangkap panitia Pusat UTBK USU saat membantu 30 peserta.

Berikut kronologi kecurangan UTBK SNBT 2025 di USU: 

1. Sekitar pukul 08.00 WIB pengawas ujian di lokasi FISIP USU mencurigai salah satu peserta ujian yang berada di ruang FISIP 2. 

2. Peserta tersebut didapati menggunakan kacamata yang dilengkapi dengan kamera tersembunyi, serta menggunakan perangkat speaker jenis bone conductor. Atas temuan tersebut pengawas segera melaporkan kepada penanggung jawab lokasi di FISIP, laporan kemudian diteruskan kepada koordinator pelaksana ujian.

3. Merespon laporan tersebut, koordinator pelaksanaan ujian bersama sekretaris pelaksana, dan koordinator teknologi informasi dan komunikasi UTBK, segera menuju lokasi dan mengamankan peserta tersebut untuk dibawa ke kantor Panitia Ujian Mandiri lokal atau PUML guna pendalaman lebih lanjut. 

4. Dalam proses klarifikasi panitia menemukan bahwa peserta (joki) tersebut menggunakan identitas palsu berupa KTP dan ijazah atas nama peserta asli. Namun, foto pada dokumen tersebut telah diganti dengan wajah pelaku. Dari hasil interogasi awal, pelaku ternyata masih memiliki satu rekan lain yang sedang berada di hotel X. 

5. Tim kemudian melakukan penjemputan di lokasi tersebut. Sesampainya di hotel dan menemukan tiga orang mengakui keterlibatannya dalam jaringan kecurangan ini salah satunya diketahui telah mengikuti ujian sehari sebelumnya dan diduga menggunakan metode yang sama.

6. Ketiganya kemudian dibawa ke kantor PUML untuk pendalaman lebih lanjut melalui proses verifikasi dan pemadanan data panitia, berhasil mengidentifikasi dua peserta lainnya yang sedang mengikuti ujian di FISIP dan Fakultas Ilmu Budaya. 

7. Diduga kuat merupakan bagian dari jaringan tersebut pendalaman kembali dilakukan dan mengarah pada identifikasi satu orang tambahan yang juga diduga terlibat dan tengah berada di hotel X penjemputan pun kembali dilakukan.

8. Sehingga totalnya ada 7 orang yang telah diamankan dalam proses ini.

9. Seluruh barang bukti, termasuk perangkat teknologi yang digunakan untuk kecurangan berhasil diamankan pada pukul 14.30 WIB ke-7 pelaku dan barang bukti diserahkan kepada pihak kepolisian. 

10. Dalam hal ini Polres Medan Baru untuk proses hukum lebih lanjut untuk menyerahkan sepenuhnya proses penanganan hukum kepada pihak kepolisian dan menyampaikan laporan resmi Kepada Panitia Pusat SNPMB. (awy)
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:18
01:01
01:52
05:54
07:49
05:37

Viral