news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh Terkendala Cuaca dan Medan Yang Sulit

Senin, 19 Januari 2026 - 12:28 WIB
Reporter:

Jakarta, tvOnenews.com - Tim SAR gabungan mengerahkan helikopter Karakal milik TNI Angkatan Udara untuk mengevakuasi jenazah korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di wilayah pegunungan Sulawesi Selatan. Evakuasi dilakukan melalui jalur udara karena lokasi kejadian berada di medan terjal dan sulit dijangkau melalui jalur darat.

Korban telah ditemukan sejak Minggu. Namun proses evakuasi sempat tertunda lantaran medan berupa tebing curam serta kondisi cuaca yang tidak mendukung, sehingga tim SAR terpaksa bermalam di lokasi.

Evakuasi rencananya dilakukan menggunakan teknik hoist, mengingat helikopter tidak memungkinkan untuk mendarat di sekitar titik ditemukannya korban akibat hujan lebat dan kontur wilayah yang ekstrem. 

Jenazah korban nantinya akan dibawa ke rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk oleh Polri untuk proses identifikasi tim DVI.

SAR udara menjadi prioritas utama mengingat jarak lokasi kejadian dengan bandara relatif dekat. Meski demikian, operasional udara masih sangat bergantung pada kondisi cuaca. Untuk memperkuat upaya pencarian, unsur udara terus ditambah. 

Sejak pagi hari, tim memanfaatkan pesawat Boeing untuk melakukan air surveillance, kemudian dilanjutkan dengan pengerahan helikopter guna menurunkan personel SAR yang memiliki kemampuan khusus.

Menhub: Pesawat ATR 42-500 Laik Terbang
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan dinyatakan laik terbang berdasarkan data dan hasil inspeksi.

Ia menjelaskan bahwa pesawat tersebut digunakan untuk misi surveillance atau pengawasan wilayah laut oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pesawat ATR 42-500 milik Indonesian Air Transport itu menjalankan tugas rutin pemantauan wilayah perairan Indonesia.

Pemerintah menegaskan tidak akan berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan sebelum seluruh fakta dan temuan resmi diumumkan oleh KNKT. Hingga kini, proses pencarian dan evakuasi korban masih terus dilanjutkan.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:03
04:31
01:12
00:56
05:51
04:43

Viral