news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mbah Mijan Motifmu Apa? Pengamat Sosial Jabarkan Faktor Pemicu Aliran Sesat | AKIP tvOne

Jumat, 12 Maret 2021 - 09:45 WIB
Reporter:

Lampung Tengah, Lampung -Munculnya video pengakuan seorang paranormal bernama Mijan Miharjo yang mengaku bisa memanggil Nabi Muhammad SAW, membuat heboh warga Lampung. Video pengakuannya tersebut mendadak viral di media sosial. 

Menanggapi hal ini, Pengamat Sosial UI, Dr Devie Rahmawati M.Hum, menyebutkan bahwa secara umum ada tiga motif dari sisi pelaku.

“Paling tidak ada tiga hal dari sisi pelaku penyebar kepercayaan tersebut,” ujar Devie.

Pertama, adanya keyakinan. Para pelaku biasanya benar-benar yakin atas keyakinan yang dianutnya. Untuk itu, menurut Devie, perlu adanya asesmen psikologis. Terbukti dari banyaknya kasus orang-orang yang mengaku jadi pemimpin ajaran baru tersebut memiliki gangguan psikologis. 

Kedua, menurut Devie, adanya faktor kekuasaan. Memiliki pengikut tentu saja menjadi suatu hal menjadi sangat alamiah bagi sebagian orang. 

Terobsesi untuk memiliki pengikut dan dipuja-puja menjadi sesuatu hal yang sangat menarik bagi sebagian orang.

Selain dua motif sebelumnya, ada motif yang juga sama-sama sangat krusial, yaitu motif ekonomi. 

Ketiga motif ini bisa saja tidak berdiri sendiri dan saling mempengaruhi satu sama lain untuk orang yang jadi pelakunya.

Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung, M. R. Mutawalli, motif yang paling menonjol dari pelaku memang motif ekonomi. Pelaku mencari celah bagaimana mendapatkan sumber keuntungan.

“Pendekatan yang dilakukan oleh Mbah Mijan untuk merekrut anggotanya lebih ke arah berdagang. Mbah Mijan memiliki kaki tangan yang mengorbitkan dirinya,” ujar Mutawalli.

Kaki tangan ini lah yang memperkenalkan Mbah Mijan kepada calon anggotanya dengan banyak cara, salah satunya pengobatan alternatif.

Selain itu, Mbah Mijan juga tidak jarang mengisi ceramah dan khotbah di masjid-masjid di daerah. 

Mutawalli menambahkan, hal tersebut memang sering terjadi di daerah dan tempat-tempat terpencil karena kurangnya ustadz dan juga penceramah. 

Hal ini lah yang menurut Mutawalli banyak dimanfaatkan orang-orang yang sebenarnya tidak mempunyai kapasitas untuk berceramah.

Salah satu alasan banyak orang masih percaya dengan aliran kepercayaan yang dianggap sesat seperti ini, menurut Devie adalah banyaknya berita hoax yang sampai ke masyarakat.

Berita hoax salah satu yang menjadi pemicu munculnya kecemasan, ketakutan, dan kebingungan di masyarakat. Ketika muncul seseorang dengan komunikasi yang sangat baik, maka apapun yang mereka katakan akan dianggap sebagai jawaban atas kebingungan tersebut.

Memang perlu kerjasama dari pemerintah dan ulama-ulama di daerah untuk menjadi mata air dari kebingungan dan ketakutan di masyarakat agar hal seperti ini tidak terjadi lagi. (awy)

 

Lihat juga: VIRAL! Mbah Mijan Ngaku Bisa Panggil Nabi, MUI Lampung: Ada 9 Ajaran yang Menyimpang

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:24
01:11
03:11
07:15
06:13
15:24

Viral