Presiden Prabowo Tuding Ada Kelompok yang Membuat Demo jadi Anarkis
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto menyindir aksi demonstrasi anarkis yang disertai perusakan fasilitas umum. Ia menegaskan unjuk rasa merupakan hak warga negara, namun tindakan yang berujung kerusuhan dinilai membahayakan bangsa dan negara.
Dalam pernyataannya, Presiden menilai aksi pembakaran, pelemparan molotov, dan perusakan fasilitas publik termasuk perbuatan pidana yang tidak dapat dibenarkan.
Ia mengingatkan bahwa tindakan tersebut justru merugikan rakyat karena fasilitas umum dibangun dari uang negara.
Presiden juga menyampaikan bahwa pihak-pihak yang tidak menyukainya dipersilakan untuk bersaing secara demokratis melalui pemilihan presiden mendatang, bukan dengan cara memicu kerusuhan di jalanan.
Selain itu, Prabowo menekankan bahwa rakyat membutuhkan lapangan pekerjaan dan stabilitas, sehingga aksi-aksi anarkis tidak akan membantu terciptanya investasi maupun pembukaan pabrik baru. Ia menyebut kerusuhan hanya akan mencelakakan negara dan menghambat pembangunan.
Presiden turut menyinggung adanya dugaan keterlibatan kekuatan asing yang memanfaatkan kelompok tertentu untuk mengacaukan situasi nasional, serta mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi.