Polisi Selidiki Penyebab Tewasnya Siswi SD di Demak, Dugaan Percakapan Perundungan Didalami
Demak, tvOnenews.com - Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak profesional seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Polisi masih menyelidiki penyebab tewasnya seorang siswi sekolah dasar berusia 13 tahun di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya.
Korban berinisial SA ditemukan dalam kondisi terjerat selendang di pintu rumah di Perumahan Pogo Baru, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen.
Warga setempat sempat berupaya menolong dengan melepas lilitan selendang dan membawa korban ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Autopsi menyatakan korban meninggal akibat lilitan selendang di leher.
Polisi telah memeriksa orang tua dan sejumlah saksi. Dari keterangan sementara, korban tidak memiliki masalah di lingkungan keluarga maupun di sekolah.
Namun, penyidik menemukan percakapan bernada makian di ponsel korban yang sempat beredar di media sosial dan kini sedang didalami sebagai salah satu kemungkinan faktor.
Untuk memperkuat penyelidikan, polisi akan melibatkan ahli psikologi dan psikiater guna memeriksa ibu serta orang-orang terdekat korban. Langkah ini dilakukan agar seluruh temuan dapat
dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Jenazah korban telah dimakamkan di Desa Karangwen, Demak, yang merupakan kampung halaman ibunya. Hingga kini, ibu korban belum dapat dimintai keterangan karena masih mengalami trauma berat.