news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menkeu Purbaya: Ciptakan Opini Positif di Publik

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:44 WIB
Reporter:

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia harus didorong melampaui level 5 persen agar mampu menyerap tambahan tenaga kerja baru setiap tahun. 

Ia menilai laju pertumbuhan di kisaran tersebut belum cukup kuat untuk membawa Indonesia keluar dari jebakan pendapatan menengah.

Purbaya menyebut mesin perekonomian nasional perlu dipacu hingga 6,7–7 persen. Target pertumbuhan 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dinilai bukan ambisi berlebihan, tapi merupakan prasyarat fundamental untuk mempercepat transformasi ekonomi.

Menurut Purbaya, strategi dapat dilakukan dengan menghidupkan dua mesin pertumbuhan sekaligus, yaitu sektor pemerintah melalui stimulus fiskal serta sektor swasta melalui ekspansi kredit dan investasi.

Pemerintah disebut telah menggelontorkan stimulus fiskal untuk menjaga optimisme pasar dan mendorong perputaran ekonomi domestik.

Ia menekankan 90 persen struktur ekonomi Indonesia ditopang oleh permintaan domestik sehingga penguatan pasar dalam negeri menjadi prioritas. 

Faktor global diakui berpengaruh, namun hal itu dinilai tidak dominan dalam menentukan arah pertumbuhan nasional.

Untuk memperbaiki iklim usaha, pemerintah pun membentuk satuan tugas guna menyelesaikan berbagai hambatan investasi. Hingga kini, puluhan laporan pelaku usaha disebut telah diselesaikan. 

Pemerintah juga berkoordinasi dengan otoritas sektor keuangan guna memastikan likuiditas perbankan tersalurkan optimal ke sektor produktif.

Di sisi fiskal, pemerintah berkomitmen menjaga defisit APBN tetap di bawah batas 3 persen dari produk domestik bruto. 

Efisiensi anggaran dilakukan dengan memangkas belanja yang dinilai kurang berdampak langsung terhadap perekonomian, sembari tetap mempertahankan stimulus untuk menjaga daya beli masyarakat.

Menkeu Purbaya juga menegaskan Indonesia tidak akan serta-merta mengikuti rekomendasi lembaga internasional tanpa mempertimbangkan kondisi domestik. 

Kebijakan fiskal akan disusun berdasarkan kebutuhan nasional dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian.

Purbaya optimistis fondasi ekonomi nasional kini berada dalam fase perbaikan dan memasuki siklus ekspansi baru yang dapat berlangsung dalam beberapa tahun ke depan. 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

21:54
05:06
03:36
04:42
05:28
05:05

Viral