16 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Kembali Datang | tvOne

Kamis, 25 Maret 2021 - 16:23 WIB

Solo, Jawa Tengah - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menemui Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka di rumah dinas Gibran. Kepada putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu, pria yang akrab disapa Cak Imin ini berpesan pada Gibran untuk bersemangat membenahi Kota Solo. Ia menyebut Gibran sebagai sosok pemimpin masa depan yang sukses.

"Kedatangan saya ke Solo untuk menemui Mas Gibran, pertama dalam rangka silaturahmi untuk menyampaikan ucapan selamat karena sejak terpilih (sebagai Wali Kota Surakarta) belum sempat ketemu," kata Cak Imin di rumah dinas Wali Kota Surakarta, di Loji Gandrung, Solo, Rabu, 24 Maret 2021.

Pertemuan antara Muhaimin Iskandar dan Gibran Rakabuming Raka berlangsung di ruang tamu rumah dinas selama sekitar 30 menit.

Muhaimin menyatakan harapannya pada Gibran, agar ia makin bersemangat dalam membenahi Kota Surakarta dan menyukseskan Solo menjadi kota yang lebih maju.

“Alhamdulillah senang sekali Pak Wali Kota sudah sangat bersemangat  untuk membenahi Kota Solo dan kami semua akan mendoakan, mendukung, dan menyukseskan Solo yang maju,” tambah Cak Imin.

Di samping Gibran, Muhaimin menyatakan siap mendukungnya untuk mengikuti jejak sang ayah yakni maju dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta.

“Sukses dulu Solo, bisa kemana pun. Insya Allah Mas Gibran ini pemimpin masa depan yang sukses di Solo akan membawa kemajuan di mana-mana,” katanya.

Disinggung mengenai pesan khusus, dia berharap agar Gibran bisa menjadi teladan bagi para kepala daerah yang lain.

"Kami juga menitipkan NU (Nahdlatul Ulama) dan PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) di sini supaya tumbuh," katanya.

Usai menerima kunjungan tersebut, Gibran mengatakan tidak ada pembicaraan khusus yang dilakukannya dengan Cak Imin.

" Enggak ada pembicaraan serius, cuma ngopi-ngopi aja. Enggak ada pembicaraan secara khusus. Ada beberapa pesan dan tugas-tugas juga. Ya nantilah kita garap bareng-bareng. Cuma ngobrol ringan aja," katanya.

Gibran juga menTangerang, Banten - Pemerintah mendatangkan 16 juta dosis bahan baku vaksin (bulk) COVID-19 dari Sinovac, pada Kamis, 25 Maret 2021, melalui Bandar Udara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.

“Hari ini kita berhasil mendatangkan vaksin COVID-19 tahap ke-7 dari keseluruhan tahap, sebesar 16 juta (dosis) vaksin dalam bentuk bulk,” ujar Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono dalam keterangan persnya saat menyambut kedatangan vaksin di Bandara Soekarno-Hatta.

Dengan kedatangan 16 juta bahan baku vaksin ini, maka secara kumulatif terdapat 53,5 juta bahan baku dosis vaksin COVID-19 di Indonesia hingga saat ini.

Vaksin yang didatangkan dengan pesawat maskapai Garuda Indonesia langsung dibawa ke Kantor PT Bio Farma Persero di Bandung, Jawa Barat, untuk diproses lebih lanjut.

“Tentu saja nanti setelah diproduksi akan dievaluasi, baik secara mutu, oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) sebelum nanti akan dijadikan vaksin yang akan dipakai oleh masyarakat,” ujarnya.

Dante menuturkan bahwa ketersediaan vaksin sangat vital dalam pelaksanaan program vaksinasi yang sedang berjalan di Indonesia. Hingga saat ini pemerintah melakukan pengaturan kecepatan vaksinasi sesuai dengan jumlah bahan baku yang datang.

"Kecepatan per hari akan terus kita tingkatkan sehingga kita mencapai 181,5 juta vaksin akan kita jalankan target untuk memperoleh herd immunity dalam waktu secepat-cepatnya,” ujarnya.

Kedatangan kali ini merupakan tahap ketujuh penyaluran vaksin COVID-19 ke Indonesia. Vaksin COVID-19 tahap pertama tiba di Tanah Air pada 6 Desember 2020 yang merupakan vaksin jadi produksi Sinovac sebanyak 1,2 juta dosis.

Kemudian di tahap kedua pada 31 Desember 2020, pemerintah kembali mendatangkan sebanyak 1,8 juta dosis vaksin jadi produksi Sinovac.

Pada 12 Januari 2021 atau tahap ketiga, pemerintah mendatangkan sebanyak 15 juta dosis bahan baku vaksin Sinovac yang kemudian diolah oleh BUMN PT Bio Farma Persero. Pada tahap keempat, sebanyak 10 juta dosis bahan baku vaksin Sinovac tiba pada tanggal 2 Februari 2021 .

Selanjutnya, pada 2 Maret 2021 lalu, di tahap kelima, kembali tiba sebanyak 10 juta bahan baku vaksin COVID-19 produksi Sinovac. Terakhir, pada tahap keenam pada tanggal 8 Maret lalu tiba di Tanah Air sebanyak 1,1 juta dosis vaksin AstraZeneca dalam bentuk jadi. (act/ant)

Lihat juga: VAKSINASI & PEMULIHAN EKONOMI, ANGGARAN PROGRAM VAKSINASI RP58,18 TRILIUNanggapi usulan untuk maju dalam Pilgub DKI Jakarta.

“Saya menyelesaikan yang di Solo dulu. Urusan DKI ya nanti saja. Ngurus yang di Solo dulu saja,” pungkasnya. (act/ant)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
02:36
08:00
01:49
09:04
01:41
02:02
Viral