Grace Natalie Dilaporkan ke Polisi Terkait Video Ceramah JK, PSI: Urusan Pribadi
Jakarta, tvOnenews.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Sekretaris Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, terkait kasus video tanggapannya terhadap ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, menyatakan setiap pernyataan pribadi kader partai di ruang publik harus dipertanggungjawabkan secara personal. Meski demikian, PSI tetap menyatakan dukungan secara pribadi kepada Grace Natalie sebagai rekan di internal partai.
Polemik bermula dari unggahan video tanggapan Grace Natalie terhadap ceramah Jusuf Kalla yang membahas konflik dan isu agama.
Dalam video tersebut, Grace menyoroti penggunaan istilah syahid yang disampaikan dalam ceramah tersebut dan menilai ada bagian pernyataan yang sensitif jika disampaikan di ruang publik, terutama oleh tokoh nasional.
Grace Natalie juga menyampaikan kekhawatiran bahwa potongan ceramah tertentu berpotensi disalahgunakan oleh pihak tertentu untuk membenarkan tindakan kriminal atau kekerasan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga sensitivitas antarumat beragama agar tidak memicu polarisasi di tengah masyarakat.
Pernyataan tersebut kemudian menuai reaksi dari sejumlah kelompok masyarakat. Sebanyak 40 organisasi masyarakat Islam yang tergabung dalam Aliansi untuk Kerukunan Umat Beragama melaporkan Grace Natalie ke Bareskrim Polri.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai perkembangan laporan tersebut.
Sementara itu, perdebatan terkait isi ceramah, kebebasan berpendapat, dan sensitivitas isu agama terus menjadi perhatian publik di media sosial.