news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

RS Bhayangkara Buka Posko Ante Mortem Kecelakaan Maut Bus vs Truk Tangki

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:19 WIB
Reporter:

Palembang, tvOnenews.com - Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang membuka posko pengaduan bagi keluarga korban kecelakaan maut di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, guna membantu proses identifikasi jenazah.

Sebanyak 16 jenazah korban kecelakaan yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera telah dibawa ke rumah sakit tersebut untuk menjalani proses identifikasi oleh tim forensik dan Disaster Victim Identification (DVI).

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sumatera Selatan AKBP Andrianto mengatakan pihak rumah sakit bersama Polda Sumsel telah membentuk tim DVI untuk mempercepat proses identifikasi korban. 

Tim forensik rumah sakit saat ini melakukan pemeriksaan awal sambil menunggu kedatangan tim DVI Mabes Polri dari Jakarta.

Pihak rumah sakit meminta masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga segera mendatangi posko pengaduan yang telah disediakan. 

Keluarga korban diminta membawa sejumlah dokumen pendukung yang dapat membantu proses pencocokan data antemortem korban.

Dokumen yang diminta antara lain kartu tanda penduduk, kartu keluarga, ijazah, rekam medis, hingga dokumen lain yang memuat identitas atau data fisik korban. 

Data tersebut akan digunakan tim DVI untuk mencocokkan identitas korban dengan hasil pemeriksaan forensik.

Proses identifikasi korban kecelakaan dengan kondisi luka berat atau tubuh terbakar biasanya membutuhkan pemeriksaan lebih mendalam, termasuk pencocokan data medis dan identitas keluarga. 

Karena itu, pihak rumah sakit mengimbau keluarga korban untuk segera melapor agar proses identifikasi dapat berjalan lebih cepat dan akurat.

Kecelakaan maut di Musi Rawas Utara sebelumnya melibatkan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki BBM yang terbakar hebat setelah bertabrakan. 

Insiden tersebut menewaskan 16 orang dan menyebabkan proses identifikasi korban dilakukan secara intensif oleh aparat gabungan.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:30
02:02
03:09
01:05
01:18
05:08

Viral