Bawa Data Manipulasi Ekspor CPO, Purbaya Menghadap Presiden Prabowo
Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis siang untuk menghadiri agenda makan siang bersama Presiden. Salah satu yang hadir adalah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Usai tiba di Istana, Purbaya mengungkapkan dirinya membawa sejumlah dokumen untuk disampaikan kepada Presiden.
Salah satunya berupa laporan mengenai 10 perusahaan besar sektor kelapa sawit yang diduga melakukan manipulasi faktur perdagangan atau under invoicing ekspor.
Menurut Purbaya, temuan awal menunjukkan adanya selisih antara harga ekspor yang dilaporkan perusahaan dengan harga yang sebenarnya dibayarkan importir di Amerika Serikat.
Ia menyebut saat ini pemerintah masih fokus memeriksa 10 perusahaan terbesar terlebih dahulu karena skema perhitungannya dinilai cukup rumit.
Purbaya juga mengisyaratkan bahwa pengusutan serupa tidak hanya menyasar sektor crude palm oil (CPO), tetapi juga berpotensi diperluas ke sektor komoditas lain seperti batu bara.
Temuan tersebut sejalan dengan pernyataan Presiden Prabowo sebelumnya mengenai dugaan praktik under invoicing dan keluarnya aliran kekayaan nasional melalui manipulasi perdagangan ekspor.