Lebih Dari 1,5 Juta Jemaah Berada di Arafah
Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah meningkatnya tensi geopolitik kawasan Timur Tengah, pelaksanaan ibadah haji 2026 dinilai membawa pesan kuat mengenai perdamaian, persatuan, dan solidaritas umat Muslim dunia.
Hal itu disampaikan Da'i dan Pengamat Keislaman Fahmi Salim dalam perbincangan terkait makna ibadah haji di tengah konflik regional, termasuk eskalasi ketegangan antara Iran dan Israel yang beberapa waktu terakhir menjadi perhatian dunia internasional.
Menurut Fahmi Salim, ibadah haji memperlihatkan bagaimana jutaan umat Muslim dari berbagai negara, latar belakang politik, dan kondisi sosial dapat berkumpul tanpa membawa simbol konflik maupun permusuhan.
Ia menilai seluruh jemaah larut dalam semangat kepasrahan kepada Tuhan melalui lantunan talbiah dan menjalankan ibadah secara damai di tengah keragaman dunia Islam.
Ia menjelaskan bahwa haji pada dasarnya mengandung pesan universal tentang penghormatan terhadap kehidupan manusia, persaudaraan, dan kesetaraan.
Fahmi mengutip khutbah wada Nabi Muhammad SAW yang menegaskan pentingnya menjaga kehormatan, darah, dan harta sesama manusia.
Dalam pandangannya, nilai-nilai tersebut menjadi relevan di tengah situasi geopolitik global yang dipenuhi konflik dan rivalitas kekuasaan.
Fahmi juga menilai ibadah haji dapat menjadi refleksi bagi para pemimpin Muslim dalam menghadapi ketegangan internasional.
Menurutnya, rivalitas geopolitik sering kali dipicu kepentingan politik dan perebutan pengaruh yang mengabaikan prinsip kemanusiaan dan solidaritas antarumat.
Ia menekankan pentingnya persatuan negara-negara Muslim dalam merespons isu-isu global, khususnya konflik Palestina dan status Masjid Al-Aqsa yang disebut tetap menjadi perhatian utama dunia Islam.
Dalam keterangannya, Fahmi menyoroti pentingnya menjaga fokus dunia Islam terhadap perjuangan Palestina di tengah berbagai dinamika politik kawasan.
Ia menyebut isu normalisasi hubungan dengan Israel masih menjadi polemik di sejumlah negara Muslim, terutama selama belum ada kepastian mengenai berdirinya negara Palestina dan status pengelolaan Masjid Al-Aqsa.
Menurutnya, solidaritas umat Islam terhadap Palestina akan terus menjadi faktor penting dalam dinamika politik dunia Islam.
Pelaksanaan ibadah haji tahun ini sendiri diikuti jutaan jemaah dari berbagai negara yang berkumpul di Padang Arafah untuk menjalani wukuf sebagai puncak ibadah haji.
Pemerintah Arab Saudi memperketat pengamanan dan meningkatkan pelayanan di tengah tingginya jumlah jemaah serta situasi geopolitik kawasan yang masih memanas. Meski demikian, hingga kini pelaksanaan ibadah haji berlangsung aman dan kondusif.