news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kinerja BUMN di Bawah Danantara Tumbuh Positif

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:53 WIB
Reporter:

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) mencatat peningkatan kinerja keuangan sepanjang lima bulan pertama 2026.

Pertumbuhan tersebut disebut terjadi setelah berbagai upaya transformasi perusahaan dijalankan di bawah pengelolaan Danantara.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp23,3 triliun selama periode Januari hingga Mei 2026. Nilai tersebut meningkat 18,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Hingga akhir Mei 2026, total aset Bank Mandiri tercatat mencapai Rp2.306 triliun atau tumbuh 20 persen secara tahunan. Sementara itu, penyaluran kredit meningkat 20,6 persen menjadi Rp1.580,8 triliun.

Penyaluran kredit tersebut mencakup berbagai sektor produktif, mulai dari hilirisasi industri hingga pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bank Mandiri juga mempertahankan tingkat return on equity (ROE) di kisaran 20 persen. Perseroan menyatakan capaian tersebut mencerminkan komitmen dalam mengoptimalkan pengelolaan aset negara sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Sementara itu, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN juga membukukan pertumbuhan laba yang signifikan.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi hingga Mei 2026, BTN mencatat laba bersih sebesar Rp1,85 triliun atau meningkat 54,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan laba ditopang oleh pendapatan bunga bersih yang naik 15,15 persen serta pertumbuhan penyaluran kredit dan pembiayaan.

Hingga Mei 2026, total kredit dan pembiayaan konsolidasi BTN mencapai Rp403,06 triliun. Dari sisi penghimpunan dana, dana pihak ketiga (DPK) juga meningkat 9,09 persen menjadi Rp343,95 triliun.

BTN juga mencatat laba operasional konsolidasi sebesar Rp2,39 triliun, yang dinilai mencerminkan efisiensi operasional perusahaan di tengah dinamika ekonomi global.

Manajemen BTN menyatakan optimistis kinerja perseroan akan terus tumbuh seiring masih besarnya potensi sektor perumahan dan penguatan ekosistem perumahan nasional.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:09
00:47
00:52
06:23
05:11
05:29

Viral