Danantara Berhasil Menyatukan Aset BUMN, Prabowo Minta Kejaksaan Panggil Eks Pejabat yang Korup
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah telah menyatukan aset- Aset bumn yang sebelumnya tersebar melalui pembentukan Danantara Indonesia. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar pengelolaan kekayaan negara berada dalam satu manajemen terpadu.
Presiden menyebut aset yang berhasil dihimpun dalam satu pengelolaan mencapai lebih dari 1 triliun dolar Amerika Serikat. Aset tersebut sebelumnya terpecah dalam ribuan perusahaan BUMN, sehingga dinilai sulit dikelola secara optimal.
Selain itu, Prabowo menegaskan komitmennya untuk memperkuat akuntabilitas pengelolaan BUMN. Ia memerintahkan kejaksaan untuk memanggil mantan pimpinan serta jajaran direksi BUMN yang diduga terlibat praktik korupsi agar mempertanggungjawabkan pengelolaan perusahaan pada masa kepemimpinan mereka.
Presiden menekankan bahwa para pejabat yang pernah memimpin BUMN tidak boleh lepas dari tanggung jawab hukum apabila terbukti melakukan penyelewengan yang merugikan negara.
Ia juga menegaskan bahwa upaya penegakan hukum tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah menjaga kekayaan negara demi kepentingan rakyat Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden dalam pidatonya terkait penguatan tata kelola aset negara dan pemberantasan korupsi di lingkungan BUMN.