news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Komisi X DPR Soroti Transparansi UKT, Minta Pemerintah Evaluasi Sistem Pembiayaan Kuliah

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:42 WIB
Reporter:

Jakarta, tvOnenews.com - Fenomena puluhan ribu calon mahasiswa yang mengundurkan diri setelah dinyatakan lolos seleksi perguruan tinggi negeri menjadi sorotan Komisi X DPR RI. 

Besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan mekanisme bantuan pendidikan dinilai masih menjadi kendala bagi sebagian calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Komisi X menjelaskan angka sekitar 60 ribu calon mahasiswa yang ramai diperbincangkan merupakan data tahun 2025, bukan 2026. Dari jumlah tersebut, sekitar 42.315 kursi atau 6,7 persen dari total daya tampung tidak terisi. 

Tidak seluruhnya disebabkan oleh mahalnya UKT, melainkan juga karena sebagian calon mahasiswa memilih perguruan tinggi lain, sekolah kedinasan, atau faktor akademik.

Meski demikian, DPR menilai tingginya angka pengunduran diri tetap menunjukkan perlunya evaluasi terhadap sistem pembiayaan pendidikan tinggi. 

Berdasarkan Permendikbudristek Nomor 2 Tahun 2024, besaran UKT ditetapkan oleh pimpinan perguruan tinggi dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga mahasiswa melalui proses verifikasi.

Komisi X juga menyoroti kasus calon mahasiswa yang lolos seleksi akademik, tetapi tidak lolos verifikasi sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. 

Akibatnya, mereka harus membayar UKT reguler yang dinilai sulit dijangkau sehingga memilih mengundurkan diri. 

DPR meminta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menelusuri kembali kasus-kasus tersebut serta memastikan mahasiswa yang memenuhi syarat memperoleh akses beasiswa.

Selain itu, DPR mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme penetapan UKT, mulai dari transparansi komponen pembiayaan, penyediaan mekanisme keberatan yang lebih cepat, hingga memastikan tidak ada calon mahasiswa kehilangan kesempatan kuliah semata karena kendala biaya pada saat daftar ulang. 

Pemerintah juga didorong mengkaji peningkatan dukungan anggaran pendidikan tinggi agar akses masyarakat terhadap perguruan tinggi semakin terbuka.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:09
02:38
06:25
11:10
01:48
08:01

Viral