Dokter Minta Maaf usai Komentar Sinis ke Pasien BPJS Viral
Jakarta, tvOnenews.com - Seorang dokter dan tenaga kesehatan menyampaikan permohonan maaf setelah komentar mereka yang dinilai sinis terhadap keluhan seorang pasien BPJS viral di media sosial.
Kasus tersebut menjadi sorotan publik, terlebih setelah pasien yang mengunggah keluhan itu dilaporkan meninggal dunia.
Dokter Benny Christian Sihombing menyampaikan permintaan maaf melalui video yang diunggah di media sosial.
Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum Yurizal, pemilik akun yang sebelumnya mengeluhkan pelayanan rumah sakit.
Benny menyatakan bertanggung jawab penuh atas unggahannya dan siap menerima seluruh konsekuensi, baik dari rumah sakit, organisasi profesi, Majelis Kehormatan, maupun proses hukum apabila diperlukan.
"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf atas ketikan saya di media sosial Threads. Saya juga ingin menyampaikan turut berdukacita kepada pemilik utas yaitu almarhum Yurizal. Saya bertanggung jawab penuh atas segala tulisan yang saya buat dan jikapun nanti ada proses hukum, saya akan mengikutinya tanpa pembelaan," ujar Benny.
Ia juga menegaskan tidak memiliki akun media sosial lain dan tidak akan menghapus komentar yang telah dibuat. Menurutnya, ia akan menerima seluruh kritik sebagai konsekuensi atas kesalahannya.
Kasus bermula ketika Yurizal mengunggah keluhan di Threads pada 22 Juli 2026. Dalam unggahan tersebut, ia mengaku telah menunggu sekitar delapan jam namun belum mendapatkan ruang perawatan di salah satu rumah sakit. Keluhan itu diduga berkaitan dengan statusnya sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Alih-alih mendapat empati, unggahan tersebut justru dibalas dengan komentar bernada sinis oleh sejumlah pengguna, termasuk seorang dokter dan tenaga kesehatan.
Respons tersebut memicu kritik luas dari warganet dan memunculkan perdebatan mengenai etika tenaga kesehatan dalam menggunakan media sosial.