news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dirjen Pas Kementerian Imipas Sebut Peninjauan Lapas Mewah akan Dilakukan Terbuka

Senin, 28 September 2026 - 17:22 WIB
Reporter:

Bogor, tvOnenews.com - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) menonaktifkan Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, beserta empat pejabat lainnya setelah Ombudsman RI menemukan sejumlah hunian dengan fasilitas mewah di area belakang lapas.

Temuan tersebut bermula saat Ombudsman melakukan pemeriksaan pada Rabu, 23 September 2026.

Tim Ombudsman sempat dihalangi petugas ketika hendak menuju bagian belakang Lapas Cibinong.

Meski demikian, tim tetap melakukan pemeriksaan dan menemukan sejumlah hunian dengan fasilitas yang disebut menyerupai apartemen.

Di dalam sejumlah hunian tersebut ditemukan berbagai fasilitas, seperti tempat tidur, pendingin ruangan, televisi LED, dan kulkas berukuran besar. Ombudsman juga menyebut menemukan makanan, minuman, hingga minuman beralkohol.

Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti Kemen Imipas dengan melakukan investigasi untuk memastikan status serta penggunaan hunian tersebut. Menteri Imipas mengatakan pihaknya perlu memastikan apakah bangunan tersebut benar-benar digunakan sebagai rumah dinas pegawai atau dimanfaatkan untuk kepentingan lain.

Kemen Imipas kemudian menurunkan Inspektorat Jenderal untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan dilakukan terhadap hunian, warga binaan, serta petugas Lapas Cibinong.

Hasil pemeriksaan sementara berujung pada penonaktifan Kalapas Cibinong dan empat pejabat lainnya. Mereka terdiri dari Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib), serta Kepala Urusan Umum.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemen Imipas Masjudi mengatakan penanganan kasus tersebut dilakukan secara terbuka. DPR melalui Komisi XIII juga dijadwalkan melakukan peninjauan langsung ke Lapas Cibinong untuk melihat kondisi di lapangan.

Pemerintah menyatakan seluruh temuan masih dalam proses pendalaman, termasuk dugaan pemanfaatan hunian yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Pemeriksaan terhadap warga binaan dan petugas lapas lainnya juga terus dilakukan.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:30
02:10
01:44
06:53
13:24
06:54

Viral