Minyak Goreng "Banjir" Dadakan, Ada Mafia
Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi menegaskan pemerintah tidak akan kalah dengan mafia minyak goreng. Saat ini, kata dia, Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama pihak Kepolisian sudah mengantongi beberapa nama pihak yang melakukan kecurangan dan akan diumumkan.
Terkait hal tersebut, Ketua Harian YLKI yaitu Tulus Abadi pun turut menyuarakan tanggapannya. "Dengan adanya disparitas harga akan memicu potensi minyak oplosan dan minyak curah abal-abal," ucapnya.
Sementara itu, Lutfi ditantang oleh Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade yang melihat sudah ada dugaan siapa oknum mafia yang bermain dalam industri minyak goreng. Sehingga Andre meminta agar identitas oknum itu dibongkar ke publik.
Satuan Tugas (Satgas) Pangan Bareskrim Polri membeberkan sepuluh temuan terkait kelangkaan minyak goreng. Kepala Satgas Pangan Bareskrim Polri Irjen Pol Helmy Santika menyebut temuan ini adalah hasil dari pengawasan yang telah dilakukan dengan stakeholder dan pihak terkait.
Sepuluh temuan ini dibagi menjadi empat klaster. Yaitu pada tingkat produsen, distributor, pedagang kecil dan konsumen akhir. (adh)