news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Fatmawati Ucapkan Rasa Syukur Saat Mulai Dapat Diami Huntara di Desa Wonosobo Aceh.
Sumber :
  • Istimewa

Fatmawati Ucapkan Rasa Syukur Saat Mulai Dapat Diami Huntara di Desa Wonosobo Aceh

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Aceh terus memastikan fasilitas hunian sementara (Huntara) pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Sabtu, 18 April 2026 - 04:20 WIB
Reporter:
Editor :

Aceh, tvOnenews.com - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Aceh terus memastikan fasilitas hunian sementara (Huntara) pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Kepala Posko Wilayah (Kaposwil) Satgas PRR Aceh, Safrizal ZA turut mengunjungi langsung bilik-bilik huntara di Desa Wonosobo, Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Aceh yang sudah ditempati warga.

Safrizal turut bercengkerama dengan warga yang mulai sibuk bekerja maupun mengatur barang-barang di huntara tersebut.

Safrizal turut berinterkasi langsung seorang wanita paruh baya, Fatmawati (66) yang juga telah berstatus janda usai sang suami meninggal dunia.

Keduanya tampak akrab melakukan percakapan hingga dihiasi canda tawa.

“Kenal Pak Sukarno?," canda Safrizal sembari tersenyum ke arah Fatmawati. 

“Saya yang jahit bendera merah putih," jawab Fatmawati dibarengi tawa dirinya dan warga sekitar.

Fatmawati mengucapkan rasa terima kasih kepada Safrizal yang telah menjenguk dirinya di huntara. 

“Terima kasih, Bapak. Telah menjenguk kami di sini. Kami sangat bersyukur," kata Fatmawati sembari menerima bantuan peralatan dapur yang diserahkan Safrizal. 

Usai beramah tamah dengan Fatmawati, Safrizal menyampaikan seluruh KK yang menghuni huntara mendapatkan bantuan peralatan dapur. 

Pihaknya turut serta mengecek kepastian lahan untuk pembangunan hunian tetap (huntap). 

Menurut data yang disajikan Kepala Pelaksana BPBD Bener Meriah di kabupaten tersebut terdapat empat lokasi pembangunan huntap komunal. 

Hasil verifikasi dan validasi tahap I di Bener Meriah rumah dengan status rusak ringan berjumlah 118 unit. Rusak sedang 84 unit, rusak berat 807 unit. 

Safrizal mengatakan saat ini status Aceh masih transisi darurat. 

"Setelah memasuki masa rehabilitasi dan rekonstruksi, pembangunan huntap dan fasilitas publik lainnya akan dipacu sesuai dengan rencana induk (renduk) yang telah disusun," ungkapnya.(raa)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:49
01:11
00:57
01:39
01:00
01:34

Viral