news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemprov Kalteng menyambut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam rangka Kunjungan Kerja dan Misi Dagang..
Sumber :
  • Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Sambut Kunjungan Kerja dan Misi Dagang Gubernur Jawa Timur, Sinergi Ekonomi Diperkuat

Pemprov Kalteng menilai misi dagang yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi antar-daerah.
Minggu, 26 April 2026 - 22:32 WIB
Reporter:
Editor :

Palangka Raya, tvOnenews.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) belum lama ini menyambut kedatangan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam rangka kunjungan kerja sekaligus misi dagang pada Kamis (23/4/2026).

Penyambutan berlangsung di VIP Room Isen Mulang, Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya. Rombongan Gubernur Jawa Timur disambut langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Wakil Gubernur, serta Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden.

Agenda kunjungan ini diarahkan untuk memperkuat sinergi dan kerja sama strategis antara kedua provinsi, terutama di sektor ekonomi, pemenuhan kebutuhan pokok, serta penguatan ketahanan pangan.

Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran dalam sambutannya menekankan bahwa potensi daerah tidak hanya bertumpu pada sektor tambang dan kehutanan, tetapi juga mencakup pariwisata serta kekayaan flora dan fauna yang belum dimanfaatkan secara optimal.

“Kalteng sangat menjanjikan dalam sumber daya alam. Semua flora dan faunanya ada. Kalau mau jual pariwisata, sebenarnya lebih hebat dari Bali,” ungkap H. Agustiar Sabran, dikutip Minggu (26/4/2026).

Untuk mengoptimalkan potensi tersebut dan mendorong kemandirian ekonomi, Pemprov Kalteng telah menyusun strategi pembangunan berbasis tiga zona wilayah, yakni Zona Barat, Zona Tengah, dan Zona Timur. Saat ini, pemerintah daerah juga tengah mendorong masuknya investasi riil guna meningkatkan nilai tambah komoditas mentah.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan antusiasmenya terhadap pelaksanaan misi dagang ini. Ia menilai kerja sama dengan Kalimantan Tengah selama ini selalu memberikan dampak positif.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan perekonomian Kalimantan Tengah ditopang oleh lima sektor utama, yaitu pertanian, perdagangan, industri pengolahan, konstruksi, dan pertambangan.

Meski mencatat pertumbuhan positif, H. Agustiar Sabran mengakui masih terdapat tantangan dalam rantai pasok. Hingga kini, kebutuhan barang di Kalteng masih bergantung pada pasokan dari luar daerah, khususnya Pulau Jawa. Kondisi tersebut menjadikan kolaborasi ekonomi dengan Jawa Timur semakin penting.

“Kami menyadari struktur ekonomi daerah masih menghadapi tantangan pasokan barang dari luar daerah, khususnya Jawa, serta dinamika ekonomi global. Kami berharap forum ini dapat membangun kemitraan berkelanjutan antara pelaku usaha Kalteng dan Jawa Timur, ” ujarnya

Sementara itu, Khofifah menjelaskan bahwa misi dagang ini merupakan kelanjutan dari program sebelumnya yang telah dijalankan pada periode pertama kepemimpinannya. Ia menyebut hasil kerja sama sebelumnya terbukti produktif bagi kedua daerah.

Lebih lanjut, Khofifah memaparkan tingginya antusiasme pelaku usaha dalam misi dagang kali ini. "Dan sampai dengan jam 10.30 tadi, alhamdulillah transaksinya sudah mencapai nilai yang sangat signifikan. Angka ini terus akan bergerak sampai nanti jam 5 sore," imbuhnya.

Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan kolaborasi antarwilayah, Khofifah menegaskan kesamaan visi antara Jawa Timur dan Kalimantan Tengah dalam menjalankan program strategis nasional.

"Kita satu visi, pasti soal sekolah rakyat, program makanan bergizi, dan ketahanan pangan. Kalau di Jawa Timur ini, alhamdulillah kita sudah masuk pada posisi lumbung pangan nasional. Posisinya sudah kedaulatan pangan. Makanya komoditas seperti beras, daging ayam, telur, dan daging sapi termasuk di dalam transaksi yang cukup strategis antara Jatim dan Kalteng," jelasnya.

Penjabat Sekda Kalteng, Linae Victoria Aden, turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai misi dagang ini menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tentu sangat menyambut baik kunjungan kerja Ibu Khofifah beserta seluruh jajaran Pemprov Jawa Timur. Kolaborasi melalui Misi Dagang ini merupakan langkah strategis yang saling menguntungkan. Kalteng memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, sementara Jatim memiliki keunggulan di sektor pangan dan industri. Kami berharap sinergi ini berdampak jangka panjang bagi kelancaran distribusi barang, pengendalian inflasi, penguatan UMKM, dan tentunya peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalteng," tegas Linae.

Melalui kunjungan kerja dan misi dagang ini, hubungan antara Pemprov Kalimantan Tengah dan Pemprov Jawa Timur diharapkan semakin kuat dan berkelanjutan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin BERKAH (Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah, dan Harmonis). (rpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:14
02:02
02:22
03:40
01:47
05:18

Viral