news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Strategi Pemberdayaan Perempuan Bangun Ekonomi Keluarga Lewat UMKM dan Ekonomi Syariah.
Sumber :
  • Antara

Strategi Pemberdayaan Perempuan Bangun Ekonomi Keluarga Lewat UMKM dan Ekonomi Syariah 

Berbagai negara maju telah membuktikan keberhasilan program pemberdayaan perempuan berbasis pelatihan dan akses pembiayaan. Konsep serupa kini mulai diperkuat
Jumat, 8 Mei 2026 - 22:34 WIB
Reporter:
Editor :

Menurutnya, pemberdayaan perempuan menjadi salah satu strategi penting dalam mengurangi kesenjangan ekonomi dan memperluas kesempatan usaha di berbagai daerah. 

Ia juga menilai kolaborasi lintas lembaga menjadi faktor penting agar program pemberdayaan tidak berhenti pada bantuan modal semata, tetapi juga menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan.

Selain akses pembiayaan, aspek peningkatan kapasitas usaha juga menjadi perhatian utama, dengan terus mendorong penguatan ekosistem usaha perempuan melalui pendekatan syariah.

"Kami berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan, terutama melalui ekosistem syariah. Ini adalah langkah nyata untuk mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan di Indonesia,” ujar Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi.

Saat ini, sebagian besar pembiayaan yang disalurkan perusahaan disebut telah berbasis syariah. Tidak hanya itu, ribuan pelaku usaha binaan juga telah difasilitasi untuk memperoleh sertifikasi halal. 

Langkah tersebut dinilai penting karena produk halal kini memiliki potensi pasar yang terus berkembang, baik di dalam negeri maupun global.

Berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy, industri halal dunia terus mengalami pertumbuhan setiap tahun, mencakup sektor makanan, fesyen muslim, kosmetik, hingga pariwisata. 

Indonesia sendiri disebut memiliki peluang besar menjadi pusat ekonomi syariah global karena jumlah populasi muslim yang besar dan tingginya pertumbuhan UMKM.

Bagi perempuan pelaku usaha mikro, sertifikasi halal dapat meningkatkan daya saing produk sekaligus memperluas akses pasar. Terlebih di era digital saat ini, banyak UMKM mulai memasarkan produknya melalui platform daring yang membutuhkan standar kualitas dan legalitas lebih baik.

Pengamat ekonomi menilai bahwa keberhasilan program pemberdayaan perempuan sangat bergantung pada keberlanjutan pendampingan. Banyak program bantuan usaha gagal berkembang karena pelaku usaha hanya mendapatkan modal tanpa edukasi pengelolaan bisnis.

Karena itu, model pendampingan berkelanjutan dinilai lebih efektif, terutama bagi perempuan prasejahtera yang baru memulai usaha. Pendampingan dapat mencakup pengelolaan keuangan, pemasaran digital, pengembangan produk, hingga membangun jaringan usaha.

Program Mba Maya sendiri diikuti lebih dari 30 ribu peserta secara hybrid, baik daring maupun luring. Kegiatan tersebut juga melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga pembiayaan syariah dan tokoh ekonomi syariah nasional.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
02:11
01:30
05:41
02:16
05:19

Viral