news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun.
Sumber :
  • thalasemia org

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Jumat, 29 Mei 2026 - 00:15 WIB
Reporter:
Editor :

Ketika dua carrier menikah, risiko melahirkan anak dengan talasemia mayor menjadi jauh lebih besar. Karena itu, pemeriksaan darah sederhana sebelum menikah atau sejak remaja dinilai sangat penting untuk memutus rantai penurunan penyakit.

Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI menegaskan bahwa talasemia bukan hanya persoalan medis, tetapi juga masalah pencegahan jangka panjang. Pemeriksaan sejak dini dapat membantu masyarakat mengetahui risiko genetik sebelum memasuki pernikahan dan memiliki keturunan.

Dalam rangka World Thalassemia Day 2026 yang diperingati setiap 8 Mei, Sysmex Indonesia bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menggandeng PMI Pusat, BPJS Kesehatan, dan Perhimpunan Orang Tua Penyandang Talasemia Indonesia (POPTI) menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertema “United for Thalassemia” dengan mengusung tema global “Hidden No More: Finding the Undiagnosed, Supporting the Unseen”.

Sepanjang Mei 2026, digelar sejumlah kegiatan edukasi seperti webinar nasional, aksi donor darah, hingga kampanye digital untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya talasemia. Kegiatan ini melibatkan Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, PMI, dokter spesialis anak, hingga komunitas pasien talasemia.

Diskusi dalam webinar nasional menyoroti pentingnya strategi nasional pengendalian talasemia, akses layanan kesehatan dalam era JKN, perkembangan deteksi dini, hingga pentingnya ketersediaan darah bagi pasien talasemia mayor.

Bagi penderita talasemia mayor, transfusi darah rutin menjadi kebutuhan utama untuk mempertahankan kondisi tubuh tetap stabil. Karena itu, ketersediaan darah aman dan berkualitas sangat penting. Selain transfusi, pasien juga membutuhkan terapi kelasi besi untuk mengurangi penumpukan zat besi akibat transfusi jangka panjang.

Edukasi dan Dukungan Keluarga Sangat Dibutuhkan

Penanganan talasemia tidak cukup hanya mengandalkan rumah sakit atau tenaga medis. Dukungan keluarga dan kesadaran masyarakat juga memiliki peran besar dalam meningkatkan kualitas hidup penyandang talasemia.

Karena harus menjalani pengobatan rutin, banyak pasien menghadapi tantangan psikologis, pendidikan, hingga sosial. Anak-anak dengan talasemia misalnya, sering mengalami kelelahan dan harus bolak-balik rumah sakit untuk transfusi darah. 

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun
Sumber :
  • Ist

Kondisi tersebut membuat dukungan lingkungan menjadi sangat penting agar mereka tetap dapat menjalani hidup secara produktif.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:20
02:44
01:15
01:30
01:23
00:58

Viral