news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Bukan Sekadar Pasang AC, Ini Cara Meningkatkan Kualitas Instalasi dan Perawatan agar Lebih Awet dan Hemat Listrik.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Bukan Sekadar Pasang AC, Ini Cara Meningkatkan Kualitas Instalasi dan Perawatan agar Lebih Awet dan Hemat Listrik

Pemasangan AC yang tidak sesuai standar dapat menyebabkan konsumsi listrik meningkat, kapasitas pendinginan menurun, hingga memperpendek umur komponen
Minggu, 31 Mei 2026 - 23:49 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Pendingin ruangan atau air conditioner (AC) telah menjadi kebutuhan penting di banyak negara beriklim tropis, termasuk Indonesia. Namun, kualitas sebuah AC ternyata tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang dibawanya. 

Faktor instalasi, pemeliharaan, dan perbaikan memiliki pengaruh besar terhadap performa, efisiensi energi, hingga usia pakai perangkat tersebut. Pemasangan AC yang tidak sesuai standar dapat menyebabkan konsumsi listrik meningkat, kapasitas pendinginan menurun, hingga memperpendek umur komponen. 

Karena itu, negara-negara maju seperti Jepang, Amerika Serikat, dan Australia menempatkan kompetensi teknisi sebagai bagian penting dalam ekosistem industri tata udara.

Di Jepang, misalnya, teknisi pendingin udara harus mengikuti sertifikasi dan pelatihan berkala untuk memastikan kualitas instalasi tetap sesuai standar industri. 

Sementara di Amerika Serikat, lembaga Air Conditioning Contractors of America (ACCA) mengembangkan standar pemasangan yang menjadi acuan nasional guna memastikan sistem pendingin bekerja optimal. 

Pendekatan serupa juga diterapkan di Australia melalui program pelatihan teknisi yang berfokus pada efisiensi energi dan keselamatan kerja.

Data dari International Energy Agency (IEA) menunjukkan penggunaan AC di dunia diperkirakan terus meningkat seiring pertumbuhan populasi dan kenaikan suhu global. IEA bahkan memperkirakan jumlah unit AC yang beroperasi di seluruh dunia dapat mencapai lebih dari 5 miliar unit pada 2050. 

Kondisi ini membuat kualitas layanan instalasi dan pemeliharaan menjadi semakin penting untuk mengendalikan konsumsi energi sekaligus menjaga kenyamanan pengguna.

Instalasi yang Tepat Menentukan Kinerja AC

Banyak pengguna beranggapan bahwa setelah membeli AC, tugas utama telah selesai. Padahal, proses instalasi merupakan tahap krusial yang menentukan performa perangkat dalam jangka panjang.

Kesalahan sederhana seperti posisi pemasangan unit indoor yang tidak tepat, panjang pipa yang tidak sesuai spesifikasi, hingga vakum sistem yang tidak dilakukan secara optimal dapat menyebabkan AC bekerja lebih berat. Akibatnya, konsumsi listrik meningkat dan risiko kerusakan komponen menjadi lebih tinggi.

Karena itu, keberadaan teknisi yang memiliki kompetensi dan pemahaman teknis yang baik menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas layanan. Instalasi yang sesuai standar tidak hanya meningkatkan kenyamanan pengguna, tetapi juga membantu mengoptimalkan efisiensi energi.

Selain instalasi, pemeliharaan rutin juga menjadi kunci utama. Pembersihan filter, pengecekan tekanan refrigeran, hingga pemeriksaan kondisi komponen listrik secara berkala dapat membantu menjaga performa AC tetap maksimal.

Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pendingin ruangan, berbagai pelaku industri mulai memberikan perhatian lebih kepada peningkatan kapasitas teknisi. Salah satunya dilakukan Daikin Airconditioning Indonesia yang meluncurkan program apresiasi bagi teknisi dalam rangka satu tahun kehadiran AC Nusantara Prestige, bertajuk Daikin Installer.

Program tersebut berlangsung secara nasional selama enam bulan mulai 2 Juni 2026. General Manager Retail Sales, Alexander Eko Wibowo, menjelaskan bahwa teknisi memiliki peran penting dalam memastikan kualitas pemasangan dan perawatan AC yang digunakan masyarakat.

Para teknisi merupakan pihak yang berinteraksi langsung dengan pengguna sehingga kualitas pekerjaan mereka sangat berpengaruh terhadap pengalaman penggunaan AC sehari-hari. Program tersebut memberikan insentif kepada teknisi yang melakukan instalasi AC seri Nusantara Prestige. 

Selain sebagai bentuk apresiasi, langkah tersebut juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas layanan pemasangan dan perawatan AC di berbagai daerah.

Dalam pelaksanaannya, program tersebut melibatkan sembilan asosiasi teknisi tata udara dari berbagai wilayah Indonesia. 

Beberapa di antaranya adalah Asosiasi Praktisi Pendingin dan Tata Udara Indonesia (APITU), Asosiasi Teknisi Refrigerasi dan Air Conditioner Nusantara (ASISI), serta Perkumpulan Teknisi Refrigerasi dan Tata Udara Indonesia (PTRTU).

Selain itu, terdapat pula sejumlah organisasi teknisi daerah seperti Ikatan Pengusaha Pendingin Semeton Bali (IP2SB), Teknisi Garuda Sakti (TEGAS) Pekanbaru, Himpunan Teknisi Refrigerasi dan Air Conditioning Bandung (HTRACB), Paguyuban Teknisi Pendingin Riau (PTPR), Paguyuban Teknisi Pendingin (PATEN) Tangerang, dan Komunitas Teknisi AC Jabodetabek (KTAJ).

Kolaborasi dengan berbagai asosiasi tersebut tidak hanya bertujuan memperluas sosialisasi program, tetapi juga memperkuat jaringan profesional di sektor tata udara nasional.

Langkah semacam ini sejalan dengan praktik yang diterapkan di sejumlah negara maju, di mana peningkatan kompetensi teknisi dilakukan melalui kerja sama antara industri, asosiasi profesi, dan lembaga pelatihan.

Alexander Eko Wibowo menuturkan bahwa kolaborasi antara perusahaan, asosiasi, dan teknisi diharapkan mampu memperkuat kualitas layanan mulai dari instalasi, pemeliharaan, hingga perbaikan AC. 

Tujuannya adalah menciptakan pengalaman penggunaan yang lebih optimal bagi masyarakat sekaligus membangun ekosistem industri tata udara yang semakin baik.

Di tengah meningkatnya kebutuhan pendingin ruangan dan tuntutan efisiensi energi, kualitas layanan teknisi menjadi aspek yang tidak bisa diabaikan. 

Sebab, teknologi canggih pada sebuah AC tidak akan memberikan manfaat maksimal tanpa dukungan instalasi yang benar, perawatan yang rutin, dan tenaga teknis yang kompeten. (udn)
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:15
01:03
09:09
05:21
07:09
01:51

Viral