news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Boom Spending dan Pinjol Makin Mengkhawatirkan, Gen Z Diminta Waspada Sebelum Terjebak Utang Konsumtif.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Boom Spending dan Pinjol Makin Mengkhawatirkan, Gen Z Diminta Waspada Sebelum Terjebak Utang Konsumtif

Fenomena boom spending dan pinjaman online semakin banyak terjadi di kalangan generasi muda. Simak penyebab, data terbaru, dampak finansial, serta tips menghindari jerat utang konsumtif.
Senin, 29 Juni 2026 - 22:55 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Dalam beberapa tahun terakhir, pola konsumsi generasi muda mengalami perubahan yang cukup signifikan. 

Berbelanja tidak lagi semata-mata untuk memenuhi kebutuhan, tetapi juga menjadi cara melepas stres, mencari hiburan, hingga memperoleh kepuasan sesaat. 

Di tengah ketidakpastian ekonomi, tekanan pekerjaan, dan kekhawatiran terhadap masa depan, muncul fenomena yang dikenal sebagai boom spending, yakni kebiasaan berbelanja secara impulsif sebagai pelarian emosional.

Fenomena tersebut tidak hanya terjadi di Indonesia. Di Amerika Serikat, survei Credit Karma dan Qualtrics menunjukkan banyak anggota Generasi Z dan milenial mengaku melakukan stress spending atau belanja karena tekanan psikologis. 

Sementara itu, laporan Bank of England dan sejumlah riset di Inggris menunjukkan layanan Buy Now, Pay Later (BNPL) semakin banyak digunakan oleh kelompok usia muda untuk memenuhi kebutuhan konsumtif. 

Kemudahan bertransaksi secara digital memang mempercepat aktivitas belanja, tetapi di sisi lain meningkatkan risiko pengeluaran yang tidak terkendali.

Di Indonesia, tren serupa diperkuat dengan pesatnya perkembangan pembayaran digital dan pinjaman online (pinjol). 

Proses pengajuan pinjaman yang hanya membutuhkan beberapa menit membuat sebagian masyarakat, terutama usia produktif, lebih mudah memperoleh dana tanpa harus melalui prosedur perbankan yang panjang. 

Namun, jika digunakan untuk memenuhi gaya hidup konsumtif, kemudahan tersebut justru berpotensi menimbulkan masalah keuangan, mulai dari utang yang menumpuk hingga gangguan kesehatan mental akibat tekanan finansial.

Boom Spending: Saat Belanja Menjadi Pelarian dari Stres

Boom spending merupakan perilaku membeli barang atau jasa secara impulsif sebagai respons terhadap tekanan emosional, kecemasan, atau ketidakpastian ekonomi. Berbeda dengan belanja yang direncanakan, boom spending lebih didorong oleh keinginan memperoleh kepuasan instan.

Fenomena ini banyak ditemukan pada generasi muda yang tumbuh di era digital. Kemudahan mengakses e-commerce selama 24 jam, promosi besar-besaran, diskon kilat (flash sale), hingga pembayaran digital membuat proses belanja berlangsung hanya dalam hitungan detik.

Sebagian anak muda juga memiliki pola pikir "lebih baik menikmati uang sekarang daripada menabung untuk masa depan yang belum pasti." 

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:07
02:04
02:11
01:50
04:26
07:57

Viral