news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi 7 Pemuda Ditangkap Buntut Tawuran Geng di Magelang Cuma Gara-gara Tantangan dari Instagram.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

7 Pemuda Ditangkap Buntut Tawuran Geng di Magelang Cuma Gara-gara Tantangan dari Instagram?

Tawuran dua geng di Magelang bermula dari saling tantang melalui Instagram hingga berujung pembacokan. Polisi menangkap tujuh tersangka. Simak kronologi lengkap dan penyebab
Selasa, 30 Juni 2026 - 20:43 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kasus terbaru di Kabupaten Magelang menjadi contoh nyata bagaimana tantangan di Instagram berubah menjadi tawuran dan aksi pembacokan. 

Bentrokan yang melibatkan dua kelompok geng remaja ini menyebabkan seorang pemuda terluka akibat sabetan senjata tajam. Polisi pun bergerak cepat dengan menangkap tujuh orang yang diduga terlibat dalam tawuran tersebut.

Berawal dari Tantangan di Instagram, Tawuran Berujung Pembacokan

Peristiwa itu terjadi di jalan masuk Dusun Karanganyar, Desa Wonolelo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, pada Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Dua kelompok yang terlibat bentrok adalah geng Pethakilan dan Narror 18.

Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Sianipar mengungkapkan, sebanyak tujuh orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka terdiri atas tiga anggota kelompok Pethakilan dan empat anggota Narror 18.

"Total ada tujuh tersangka yang kami amankan, terdiri atas tiga orang dari geng Pethakilan dan empat orang dari geng Narror 18," kata Herbin di Aula Polresta Magelang, Selasa (30/6/2026).

Tiga tersangka dari kelompok Pethakilan masing-masing berinisial DMP (19), NAS (20), dan FFH (19). Menurut polisi, DMP dan NAS berperan sebagai pelaku pembacokan, sedangkan FFH bertugas mengendarai sepeda motor saat penyerangan berlangsung.

Sementara itu, empat tersangka dari kelompok Narror 18 adalah HAW (23), BDP (20), RTT (22), dan DS (26), yang seluruhnya merupakan warga Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi juga menyita sejumlah senjata tajam sebagai barang bukti. Dari kelompok Pethakilan diamankan dua corbek berwarna biru dan silver. Sedangkan dari kelompok Narror 18, petugas menemukan tiga celurit serta satu pedang.

Kapolresta menjelaskan, bentrokan bermula dari percakapan melalui Instagram pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. DMP menggunakan akun @gen.te00 untuk menghubungi akun @wolulast.nyell milik kelompok Narror 18.

Percakapan tersebut berkembang menjadi kesepakatan bertemu di kawasan Perempatan Desa Wonokerto sekitar pukul 01.00 WIB. Pertemuan yang semula disebut sebagai adu nyali berubah menjadi aksi saling serang menggunakan senjata tajam.

Sesampainya di lokasi, DMP dan NAS disebut langsung mengayunkan senjata tajam ke arah kelompok lawan. Empat anggota Narror 18 berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke permukiman warga.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:09
00:47
00:52
06:23
05:11
05:29

Viral