- Istimewa
Kampanye Publik Anti IRET Menggelora di CFD Makassar
Kemudian, Mallingkai menambahkan bahwa ancaman terhadap persatuan bangsa saat ini tidak hanya hadir dalam bentuk aksi kekerasan, tetapi juga melalui penyebaran ujaran kebencian, provokasi, hoaks, serta narasi intoleransi di ruang digital.
"Karena itu, kampanye ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Ini adalah awal dari gerakan bersama yang harus hidup di tengah masyarakat. Kita ingin menghadirkan ruang-ruang publik sebagai ruang edukasi, ruang dialog, dan ruang kolaborasi untuk memperkuat toleransi, memperkokoh persaudaraan, serta membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga Indonesia adalah tanggung jawab kita bersama,” jelasnya.
Selain itu, Mallingkai juga mengajak generasi muda menjadi pelopor perdamaian dengan memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan narasi positif, memperkuat literasi digital, dan menangkal penyebaran paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.(raa)