- tvOne - Aris Wiyanto
Banjir Bandang Terjang Buleleng, Satu Warga Tewas dan Tiga Orang Hilang
Buleleng, tvOnenews.com - Curah hujan ekstrem mengakibatkan sejumlah wilayah di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, diterjang banjir bandang pada Jumat Malam (6/3).
Hujan deras yang mengguyur wilayah Bali utara sejak siang hingga sore hari membuat sungai-sungai di wilayah tersebut tak mampu menampung debit air hingga meluap menerjang jalan dan pemukiman warga. Peristiwa tersebut menyebabkan satu orang warga meninggal dunia dan tiga orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Banjir bandang yang menerjang pemukiman warga airnya bercampur lumpur, batu, dan potongan kayu. Material banjir juga menutup beberapa akses jalan sehingga sempat menghambat proses evakuasi dan aktifitas warga desa.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng Kadek Donny Indrawan menuturkan bahwa satu korban ditemukan meninggal dunia adalah warga Dusun Santal. Korban bernama Dewa Ketut Adi Suarjana (55) saat kejadian berupaya menyelamatkan mobilnya. Namun saat baru masuk ke mobil, secara tiba-tiba diterjang banjir bandang.
Sementara saksi mata bercerita jika Suarjana sempat keluar meraih pohon kopi, nahas ia terhantam pohon besar yang terseret arus banjir. Jenazahnya baru ditemukan sekitar pukul 23.00 Wita setelah ketinggian air mulai surut dan selanjutnya dibawa ke RSU Pratama Tanguwisia.
Korban banjir lainnya berada di Dusun Ambengan, Desa Banjar. Tiga orang masih dinyatakan hilang karena rumah mereka jebol diterjang luapan dari Sungai Mendaum. Identitas ketiga korban yakni bernama Komang Suci (44) beserta dua anaknya Putu Wini (17) dan Kadek Wahyu (12).
"Pencarian kemarin malam terkendala kondisi gelap dan jarak pandang terbatas sehingga tidak efektif. Pukul 00.20 Wita tim SAR gabungan menghentikan sementara operasi pencarian dan kembali ke kesatuan masing-masing." ungkap Kadek Donny.
Petugas juga mengevakuasi sejumlah warga yang rumahnya terdampak banjir bandang ke tempat yang lebih aman. Hingga saat ini puluhan warga terpaksa mengungsi sementara sambil menunggu kondisi di lokasi kembali aman.
Selain korban jiwa, banjir bandang juga mengakibatkan kerusakan pada rumah warga, fasilitas umum, serta lahan pertanian di sekitar lokasi terdampak. Petugas masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah kerugian akibat bencana tersebut. (awt/ias)