news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Khofifah Lantik PW IKA UNAIR Bali.
Sumber :
  • Tim tvone - tim tvone

Khofifah Lantik PW IKA UNAIR Bali, Dorong Jadi Motor Penggerak Kolaborasi Lintas Sektor, Perkuat Kemandirian Ekonomi Daerah

Ketua Umum IKA UNAIR yang juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ajak alumni UNAIR jadi motor penggerak kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB
Reporter:
Editor :

Denpasar, tvOnenews.com – Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) Universitas Airlangga (UNAIR) yang juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak alumni UNAIR menjadi motor penggerak kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Khofifah saat melantik Pengurus Wilayah (PW) IKA UNAIR Bali Masa Bakti 2025–2030 di Fourteen Roses Boutique Hotel, Legian, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (16/7).

Gubernur Khofifah menyampaikan, organisasi alumni tidak boleh berhenti sebagai wadah silaturahmi semata. Ia menekankan, IKA UNAIR harus mampu menjadi jembatan strategis yang menghubungkan perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk melahirkan berbagai solusi pembangunan yang berdampak nyata.

"Alumni memiliki posisi yang sangat strategis sebagai penghubung berbagai kekuatan. Kampus memiliki pakar ilmu pengetahuan, pemerintah memiliki kebijakan, dunia usaha memiliki pasar dan investasi. Jika semua itu dipertemukan melalui jejaring alumni, maka akan lahir berbagai inovasi yang memberikan manfaat lebih nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Bagi IKA UNAIR PW Bali, salah satu bentuk kolaborasi yang dinilai sangat potensial adalah penguatan sektor peternakan melalui program substitusi impor daging premium yaitu wagiyu

Saat ini di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) milik Kementan di Singosari Malang telah dilakukan budi daya jenis sapi wagiyu bahkan straw semen beku nya tersedia sekitar 6 ribu.

Khofifah menuturkan, kebutuhan daging wagyu di Bali sangat tinggi dan hingga kini sebagian besar masih dipenuhi melalui impor. Padahal, Indonesia memiliki potensi besar untuk memproduksinya sendiri apabila didukung kolaborasi lintas sektor.

"Salah satu yang bisa kita usahakan adalah substitusi impor. Saya sampaikan bahwa saya rasa sangat banyak kebutuhan daging Wagyu di Bali. Selama ini 100 persen impor, padahal kita itu punya potensi," katanya.

Khofifah menjelaskan, peluang tersebut dapat diwujudkan melalui sinergi bersama Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari yang memiliki sekitar 6000 straw semen beku sapi unggul, didukung tenaga inseminator serta pengawas kebuntingan yang telah berpengalaman.

Ia menambahkan, dukungan teknologi reproduksi ternak tersebut akan mempercepat pengembangan sapi berkualitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:00
04:23
02:55
01:22
01:15
02:16

Viral