- Tim tvone - alfani
BNN Provinsi Bali Kampanyekan Anti Narkoba Lewat Ajang Dunk and Drugs
Badung, Bali - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali mengkampanyekan anti terhadap penyalahgunaan narkoba melalui ajang olahraga cabang basket bertajuk dunk and drugs di Kuta, Bali, Badung.
Kepala BNN Provinsi Bali, Brigadir Jenderal Polisi I Gde Sugianyar Dwi Putra, saat ditemui di acara pembukaan dunk and drugs, di Kuta, Sabtu malam (27/8), menyampaikan kegiatan tersebut bagian dari pendekatan soft kampanye penyalahgunaan narkoba dengan melibatkan banyak komunitas.
"Ini salah satu strategi BNN untuk mengajak anak-anak muda karena penanganan narkoba tidak hanya soal menangkap para bandar, tetapi yang lebih penting tugas BNN sekarang adalah bagaimana BNN hadir untuk menyelamatkan generasi muda kita dari pengaruh buruk narkotika," kata dia.
Gde Sugianyar mengajak masyarakat yang hadir untuk turut serta dalam memberantas tindakan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar tempat tinggal dengan proaktif mengkomunikasikannya kepada pihak BNN.
"Kalo memang di lingkungan masyarakat kita ada yang terlanjur terpengaruh narkoba, jangan ragu, jangan disembunyikan atau dibiarkan, tetapi melaporkan kepada BNN terdekat. Kita tidak akan proses hukum, tidak akan ditangkap, privasinya dijamin tidak dipublikasikan dan akan direhabilitasi tanpa biaya oleh BNN," kata Sugianyar.
Sugianyar menyatakan pemilihan tempat untuk perlombaan basket tersebut sengaja dipilih di Discovery Mall, sebuah pusat perbelanjaan yang ada di area dekat Pantai Kuta, Badung dengan tujuan untuk mengenalkan kepada wisatawan bahwa selain pantai yang indah, Kuta juga memiliki lapangan untuk berolahraga.
"Kita memilih basket karena yang kita tahu memang dalam sea games kita pernah (Indonesia) meraih medali emas. Itu juga sumbangan dari atlet-atlet Bali yang notabene pembinaan dilakukan dari kejuaraan-kejuaraan seperti ini," kata kepala BNN Provinsi Bali.
Acara dunk and drugs juga dimeriahkan persembahan lagu Nora Alexandra Philip, istri Jerinx SID dan Antarabes Band yang beranggotakan warga lapas Kerobokan dengan harapan agar memberikan edukasi kepada masyarakat luas terutama generasi milenial di Bali tentang pentingnya menjauhi narkoba.
Kepala Kantor wilayah kementerian hukum dan HAM Provinsi Bali, Anggiat Napitupulu yang hadir dalam pembukaan kegiatan dunk and drugs mengajak masyarakat, bukan hanya institusi pemerintah, melainkan juga sinergi dari masyarakat luas.