news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie..
Sumber :
  • Istimewa

Strategi Benyamin Davnie Bangun SDM Tangsel: Beasiswa hingga Berobat Gratis

Pemerintah Kota Pemkot Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus menegaskan komitmennya mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan melalui penguatan sektor pendidikan dan kesehatan.
Jumat, 6 Maret 2026 - 00:26 WIB
Reporter:
Editor :

Tangerang Selatan, tvOnenews.com – Pemerintah Kota Pemkot Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus menegaskan komitmennya mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan melalui penguatan sektor pendidikan dan kesehatan.

Di tengah pesatnya pembangunan kota sebagai salah satu pusat ekonomi baru di wilayah penyangga Jakarta, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin, mengatakan sinergi antara program jaminan kesehatan universal dan bantuan pendidikan menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Menurut dia, keberhasilan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasa terlindungi dan memiliki akses terhadap layanan dasar yang berkualitas.

“Bapak Wali Kota Benyamin Davnie selalu menekankan bahwa investasi pada manusia adalah fondasi paling kokoh bagi keberlanjutan masa depan Tangerang Selatan,” ujar Asep dalam keterangannya di Serpong, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, Pemkot Tangsel berupaya memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi tanpa terkendala biaya, sekaligus menjamin akses layanan kesehatan yang layak bagi seluruh warga.

Menurut Asep, berbagai program unggulan tersebut juga didukung oleh transformasi digital guna mempermudah masyarakat mengakses layanan publik.

“Seluruh program seperti beasiswa pelajar, bantuan biaya sekolah swasta, hingga layanan rawat inap 24 jam di Puskesmas telah terintegrasi dalam sistem data tunggal. Tujuannya untuk memastikan ketepatan sasaran sekaligus meminimalisir birokrasi yang berbelit,” kata dia.

Melalui sistem layanan digital, warga kini dapat mengecek status kepesertaan jaminan kesehatan maupun mendaftarkan anak mereka dalam program beasiswa melalui perangkat seluler.

Di sektor kesehatan, Pemkot Tangsel juga mencatat capaian Universal Health Coverage (UHC) yang telah melampaui target nasional. Dengan capaian tersebut, masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP.

“Capaian ini memastikan tidak ada lagi warga Tangerang Selatan yang merasa takut berobat karena kendala biaya,” ujar Asep.

Selain itu, sejumlah puskesmas di tingkat kecamatan telah dikembangkan menjadi fasilitas layanan rawat inap yang beroperasi selama 24 jam guna mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Pemkot Tangsel juga rutin melakukan pembaruan data penerima subsidi premi jaminan kesehatan melalui koordinasi antara Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Diskominfo untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Di bidang pendidikan, pemerintah kota mengalokasikan anggaran khusus untuk membantu biaya pendidikan siswa di sekolah swasta guna mengurangi kesenjangan akses antara sekolah negeri dan swasta.

Selain itu, program insentif bagi pelajar dan mahasiswa daerah melalui Program Insentif Pendidikan Mahasiswa Daerah (PIPMD) terus dikembangkan agar dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

“Beasiswa ini tidak hanya diberikan kepada siswa berprestasi, tetapi juga bagi mereka dari keluarga kurang mampu yang memiliki semangat untuk terus melanjutkan pendidikan,” kata Asep.

Menurut dia, Pemkot Tangsel juga mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui integrasi kurikulum berbasis teknologi serta pelatihan literasi digital bagi tenaga pendidik.

Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan lulusan sekolah di Tangerang Selatan memiliki kompetensi yang mampu bersaing secara global.

Asep menambahkan, peran Diskominfo tidak hanya menyampaikan kebijakan pemerintah, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar memahami dan memanfaatkan berbagai program yang telah disediakan.

“Kami terus berupaya memberikan informasi yang akurat dan mudah dipahami agar masyarakat mengetahui hak-hak mereka dalam mengakses layanan pemerintah,” ujarnya.

Dengan penguatan jaminan kesehatan dan akses pendidikan yang semakin luas, Pemkot Tangsel berharap dapat terus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta memperkuat posisi kota tersebut sebagai salah satu daerah dengan pelayanan publik berbasis teknologi di Provinsi Banten.

“Harapan Bapak Wali Kota adalah menjadikan Tangerang Selatan sebagai kota yang nyaman bagi semua, di mana setiap warga merasa didukung untuk tumbuh dan berkembang secara maksimal,” kata Asep.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:54
03:21
04:42
02:26
01:22
02:00

Viral