news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemerintah Kota Tangerang Selatan meluncurkan Tangsel One dan Helita sebagai pintu masuk baru pelayanan publik digital..
Sumber :
  • Istimewa

Tangsel One dan Helita, Saat Wajah Pelayanan Publik Dimulai dari Percakapan

Pemerintah Kota Tangerang Selatan meluncurkan Tangsel One dan Helita sebagai pintu masuk baru pelayanan publik digital.
Jumat, 1 Mei 2026 - 16:45 WIB
Reporter:
Editor :

Warga harus tahu aplikasi mana yang digunakan, situs mana yang dibuka, dokumen apa yang disiapkan, ke dinas mana harus bertanya, dan kepada siapa pengaduan perlu disampaikan. Dalam banyak kasus, yang sederhana bagi birokrasi belum tentu sederhana bagi masyarakat.
Di sinilah Tangsel One mencoba mengambil peran. Ia dirancang sebagai satu ekosistem digital untuk menghubungkan berbagai layanan publik di Kota Tangerang Selatan.

Benyamin menyebut, terdapat 441 layanan publik yang secara bertahap akan diintegrasikan ke dalam Tangsel One. Dengan integrasi itu, warga tidak lagi harus berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain.

“Semua, ada 441 layanan aplikasi pelayanan publik di Kota Tangerang Selatan. Secara bertahap nantinya semuanya akan menjadi satu. Dan di OPD-nya juga, yang semua punya aplikasi tadi, nanti semuanya hanya mengakses Helita ini saja, Tangsel One ini saja,” kata Benyamin.

Pada tahap awal, layanan perizinan melalui DPMPTSP menjadi salah satu layanan yang sudah dapat diakses. Setelah itu, layanan dari organisasi perangkat daerah lain akan terus ditambahkan secara bertahap.

Benyamin memberi contoh sederhana. Jika warga ingin mengurus Persetujuan Bangunan Gedung atau PBG, warga dapat bertanya kepada Helita mengenai syarat dan alurnya. Sistem kemudian memberi petunjuk dokumen yang perlu disiapkan, termasuk kemungkinan mengunggah dokumen yang dibutuhkan.

“Basisnya memang AI, tapi diperluas untuk bukan saja sekadar informasi, tapi juga layanan-layanan publik yang lain. Misalnya, saya pengin bikin PBG, apa aja syaratnya? Ya ini, ini, ini, tolong siapin KTP-nya. Nanti di-upload, nanti Helita yang ke dinas teknisnya,” ujar Benyamin.

Dengan cara itu, Helita tidak diposisikan sekadar sebagai chatbot yang menjawab pertanyaan umum. Ia diarahkan menjadi pendamping awal warga dalam memahami dan mengakses layanan pemerintah.

Benyamin menyebut Helita sebagai pendamping Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam memberikan penjelasan kepada masyarakat. Layanan ini juga disiapkan untuk aktif selama 24 jam, tujuh hari dalam seminggu.

“Helita ini sebuah pendamping pemerintah kota untuk memberikan penjelasan dan membantu masyarakat dalam pelayanan-pelayanan yang diperlukan oleh masyarakat. Sehingga masyarakat nanti ke depan bisa di rumah, bisa tengah malam, bisa kapan saja. Karena ini betul-betul 24 jam dan satu minggu full, tujuh hari dia standby,” katanya.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:19
00:56
01:17
00:47
01:51
01:23

Viral