news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

BXSea Gandeng YO-GYO Aquarium Jepang Dalam Rangka Memperkuat Konservasi Biota Laut Indonesia.
Sumber :
  • Ist

BXSea Gandeng YO-GYO Aquarium Jepang Dalam Rangka Memperkuat Konservasi Biota Laut Indonesia

BXSea Oceanarium resmi menjalin kemitraan internasional dengan YO-GYO Aquarium Jepang sebagai langkah memperkuat program konservasi, edukasi, dan pengembangan ilmu
Senin, 15 Juni 2026 - 23:15 WIB
Reporter:
Editor :

Kerja sama tersebut tidak hanya memberikan manfaat dalam aspek konservasi, tetapi juga membuka ruang pengembangan kapasitas sumber daya manusia, riset, serta edukasi yang dapat memperkuat peran BXSea sebagai pusat pembelajaran mengenai kehidupan laut.

Sri Agung juga menyampaikan optimismenya terhadap masa depan kemitraan ini. Ia berharap hubungan antara BXSea Oceanarium dan YO-GYO Aquarium Jepang dapat terus berkembang dan mencakup lebih banyak program konservasi untuk berbagai spesies laut lainnya.

Ke depan, kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya berfokus pada pelestarian Pot-Bellied Seahorse, tetapi juga berkontribusi terhadap upaya menjaga keberlanjutan ekosistem laut secara lebih luas. 
Dengan semakin terbukanya peluang pertukaran ilmu pengetahuan dan teknologi, kedua institusi berharap dapat berperan aktif dalam mendukung perlindungan keanekaragaman hayati laut untuk generasi mendatang.

KKP Nilai Kolaborasi dengan Jepang Membuka Peluang Besar

Kementerian Kelautan dan Perikanan menyambut positif kemitraan yang dibangun BXSea Oceanarium bersama YO-GYO Aquarium Jepang. Menurut Direktorat Konservasi Spesies dan Genetik (KSG) KKP, kerja sama lintas negara seperti ini dapat menjadi sarana pembelajaran yang berharga bagi berbagai pihak yang terlibat dalam pengelolaan biota laut.

Direktur KSG-KKP, Sarmintohadi, S.Pi, M.SI menilai kehadiran Pot-Bellied Seahorse atau kuda laut perut besar melalui program kerja sama tersebut memberikan manfaat yang jauh lebih luas dibanding sekadar menambah spesies yang dapat dilihat masyarakat.

"Kerjasama dengan pihak Jepang dalam menghadirkan kuda laut perut besar, ini merupakan salah satu peluang yang bagus bagi kita di Indonesia. Baik dalam pembelajaran bagaimana penerapan standar internasional untuk pemeliharaan biota laut. Pada sisi lain kan, selain penerapan standar itu ini momentum yang baik juga bagi peneliti-peneliti Indonesia untuk bertukar ilmu pengetahuan," ujar Sarmintohadi, Sabtu (13/06/26).

Menurutnya, Indonesia dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mempelajari berbagai praktik terbaik yang telah diterapkan lembaga konservasi di Jepang. Tidak hanya bagi pengelola akuarium, tetapi juga bagi akademisi, peneliti, hingga lembaga pemerintah yang bergerak di sektor kelautan.

Ia menambahkan bahwa konservasi tidak boleh berhenti pada penyusunan regulasi semata. Program nyata di lapangan justru menjadi bagian penting untuk memastikan perlindungan spesies dan habitat berjalan efektif.

Berita Terkait

1
2
3 4 5 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:45
04:03
01:13
03:28
01:00
16:25

Viral