- Antara
Komplotan Pengganjal ATM di Tangsel Berhasil Digagalkan
tvOnenews.com - Komplotan pengganjal mesin ATM di gerai Rumah Sakit Buah Hati, Pamulang, Tangerang Selatan, berhasil digagalkan Unit Reskrim Polsek Pamulang. Kapolsek Pamulang AKP Galuh Pebri Saputra dalam keterangannya, Jumat, menjelaskan peristiwa bermula sekitar pukul 06.17 WIB saat Tim Opsnal Polsek Pamulang melaksanakan patroli kewilayahan di sekitar area Rumah Sakit Buah Hati.
"Saat melintas, petugas mendapati gerak-gerik tiga pria berinisial AN, RA, dan MA yang mencurigakan di sekitar gerai ATM," katanya.
Petugas tidak langsung menyergap, melainkan menghentikan kendaraan dan melakukan pemantauan ketat dari jarak aman.
"Dalam pemantauan tersebut, para pelaku mulai melancarkan aksi dengan memasang alat pengganjal pada celah mesin ATM BCA. Setelah alat terpasang, mereka bersiap mengawasi lokasi sambil menunggu nasabah yang akan bertransaksi," ucapnya.
Berdasarkan skenario pelaku, ketika kartu nasabah tersangkut, mereka akan berpura-pura datang membantu guna menguasai kartu serta menguras saldo korban.
"Melihat aksi kejahatan mulai dijalankan, petugas segera mengambil tindakan cepat dengan melakukan penyergapan di lokasi untuk memotong pergerakan pelaku sebelum jatuhnya korban," kata Galuh.
Saat hendak ditangkap, komplotan tersebut melakukan perlawanan terhadap petugas di lapangan. Polisi akhirnya memberikan tindakan tegas dan terukur kepada dua dari tiga pelaku hingga seluruhnya berhasil diamankan.
"Petugas segera mengambil tindakan untuk mencegah terjadinya pencurian. Saat dilakukan penangkapan, para pelaku sempat melakukan perlawanan sehingga dua orang di antaranya diberikan tindakan tegas dan terukur. Selanjutnya, ketiganya diamankan untuk menjalani proses hukum," ujar Galuh.
Penyidik saat ini masih mendalami kemungkinan keterlibatan komplotan tersebut dalam aksi serupa di lokasi lain serta menelusuri keberadaan korban maupun TKP lainnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengapresiasi kejelian petugas di lapangan sekaligus mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat bertransaksi di mesin ATM.
"Apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau mengalami kendala yang tidak biasa, segera laporkan kepada petugas di lokasi, kantor kepolisian terdekat, atau melalui layanan Kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti," kata Budi.(chm)