news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menjadi tuan rumah Porprov VII Banten, KONI dan Pemkot Tangerang Selatan terus kebut berbagai persiapan untuk lancarnya ajang olah raga besar level provinsi..
Sumber :
  • Antara

Jelang Pesta Olah Raga se-Banten, Tangsel Kebut Tuntaskan Persiapan Porprov VII 2026

Menjadi tuan rumah Porprov VII Banten, KONI dan Pemkot Tangerang Selatan terus kebut berbagai persiapan untuk lancarnya ajang olah raga besar level provinsi.
Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:54 WIB
Reporter:
Editor :

Bagi Pilar, kebutuhan tersebut tidak berhenti pada atlet. Pendukung dan masyarakat dari luar Tangerang Selatan yang hendak menyaksikan pertandingan juga membutuhkan informasi mengenai pilihan penginapan, lokasi arena dan berbagai fasilitas pendukung. Setelah akomodasi, persoalan berikutnya adalah perjalanan.

Kontingen harus bergerak dari tempat menginap menuju venue. Penonton harus dapat mencapai arena. Pada saat yang sama, kehidupan warga Tangerang Selatan tetap berlangsung seperti biasa. Orang tetap pergi bekerja. Anak-anak tetap menuju sekolah. Aktivitas perdagangan tidak berhenti hanya karena sebuah pertandingan sedang berlangsung. Karena itu, Pilar meminta persoalan lalu lintas ikut dihitung dalam persiapan.

Analisis dampak lalu lintas diperlukan terutama pada pertandingan atau lokasi yang diperkirakan menarik banyak penonton.

“Jangan sampai nanti mengganggu aktivitas orang-orang yang berangkat bekerja atau sekolah,” kata Pilar.

Di kota dengan mobilitas harian yang tinggi seperti Tangerang Selatan, pekerjaan tersebut menjadi salah satu ujian tuan rumah. Pertandingan mungkin hanya berlangsung satu atau dua jam. Arus kendaraan dapat terasa jauh sebelum pertandingan dimulai dan sesudah penonton meninggalkan arena.

Membaca Risiko Sebelum Hari H Pertandingan
Hal serupa terjadi pada keamanan. Pilar meminta panitia tidak memperlakukan seluruh cabang olahraga dengan pola pengamanan yang sama. Setiap pertandingan mempunyai karakter risiko berbeda. Sepak bola, misalnya, dapat menghadirkan penonton dalam jumlah besar dan dinamika pendukung yang berbeda dengan cabang olahraga lain. Namun, menurut Pilar, bukan berarti cabang yang terlihat lebih tenang tidak memerlukan pengamanan.(chm)

“Bukan berarti cabang olahraga yang terlihat sederhana tidak butuh pengamanan,” katanya.

Pendekatannya adalah mitigasi risiko. Panitia menghitung kebutuhan personel keamanan, kemungkinan kerumunan, kebutuhan tim medis dan berbagai situasi yang mungkin muncul di masing-masing arena.

Koordinasi dilakukan dengan TNI dan Polri. Dari sisi kesehatan, fasilitas milik pemerintah maupun swasta ikut masuk dalam perencanaan layanan. Cabang olahraga dengan kontak fisik tinggi, misalnya, dapat membutuhkan kesiapan medis berbeda dibandingkan cabang lainnya.(chm)

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral