The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan
- Sri Cahyani Putri
Yogyakarta, tvOnenews.com - Pertandingan tinju dengan konsep berbeda akan digelar di Yogyakarta. The Temple of Champions, sebuah gelaran tinju yang akan memperebutkan sabuk WBC Asia dijadwalkan berlangsung di kawasan Candi Prambanan pada 7 November 2026.
Rencana penyelenggaraan The Temple of Champions diperkenalkan oleh Equator Promotion dalam press conference yang digelar di Platinum Cafe, Jalan Urip Sumoharjo, Yogyakarta, Rabu (30/9/2026).
Event ini menawarkan konsep yang berbeda karena pertandingan tinju akan berlangsung dengan latar kawasan Candi Prambanan, salah satu situs warisan budaya yang telah dikenal luas di Indonesia.
Pemilihan Candi Prambanan sebagai lokasi penyelenggaraan bertujuan menggabungkan olahraga dengan kekayaan budaya serta potensi pariwisata Yogyakarta. Dengan demikian, pertandingan tidak hanya mengedepankan aspek olahraga, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang berkaitan dengan kawasan warisan budaya.
"Ini adalah acara dengan skala internasional, mengombinasikan antara fight sport, combat sport, dan kebudayaan. Jadi, kami memang memilih tempat yang punya nilai historis dan kami akan mengusung budaya Indonesia agar dikenal di kancah internasional," ungkap Albert Kristianto Gunawan, Founder Equator Promotion saat konferensi pers The Temple of Champions.
Penyelenggaraan The Temple of Champions di kawasan Candi Prambanan diharapkan dapat memberikan pengalaman berbeda bagi para penonton dan pencinta olahraga tinju. Atmosfer pertandingan akan dipadukan dengan karakter kawasan heritage Candi Prambanan yang menjadi lokasi gelaran.
Konsep tersebut membuat The Temple of Champions tidak hanya diposisikan sebagai pertandingan tinju, tetapi juga sebagai event yang mempertemukan unsur olahraga, budaya, dan pariwisata.
Salah satu agenda utama dalam The Temple of Champions adalah perebutan sabuk WBC Asia. Pertandingan tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi para petinju untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membukukan prestasi di tingkat Asia.
Proses audisi petarung sudah dilangsungkan sejak tiga bulan lalu. Dari audisi tersebut, terpilihlah dua puluh petarung yang akan berlaga dalam memperebutkan sabuk bergengsi WBC Asia. (Scp/Ard)
Load more